Erin Wartia Lapor Polisi, Tudingan ART Disebarluaskan Tanpa Izin
Berita Pilihan 09 Mei 2026 – Erin Wartia, mantan istri Andre Taulany, melaporkan mantan asisten rumah tangganya (ART) ke Polres Metro Jakarta Selatan. Laporan tersebut terkait dugaan pelanggaran privasi yang dinilai telah merugikan Erin dan keluarganya.
Kuasa hukum Erin, Sunan Kalijaga, menjelaskan bahwa pihaknya membawa sejumlah bukti saat membuat laporan polisi. Bukti tersebut berupa unggahan media sosial yang diduga berasal dari akun pribadi ART.
Menurut Sunan Kalijaga, persoalan tidak berhenti pada aktivitas merekam semata. Dokumentasi yang diduga diambil tanpa izin itu disebut sengaja diunggah ke media sosial hingga dapat diakses publik luas.
Konten yang diunggah disebut memuat berbagai bagian rumah pribadi mantan istri Andre Taulany itu, termasuk kendaraan hingga area kediamannya. Yang membuat Erin paling keberatan adalah adanya foto dan video yang memperlihatkan wajah anak-anaknya.
Pihak keluarga mengaku merasa tidak nyaman dan khawatir unggahan tersebut dapat memicu risiko keamanan yang tidak diinginkan. Di tengah maraknya penyalahgunaan data pribadi di media sosial, Erin menilai tindakan tersebut sudah melewati batas privasi keluarga.
Erin juga membantah berbagai tudingan yang sebelumnya diarahkan kepadanya oleh ART. Sebelumnya, ART lebih dulu melaporkan Erin atas dugaan penganiayaan ke Polres Metro Jakarta Selatan.
Dalam kasus ini, Erin yang kini diketahui menggunakan nama Erin Anthony merasa keberatan karena kehidupan pribadinya diduga direkam dan disebarluaskan tanpa persetujuan.
Erin menegaskan bahwa pihaknya akan menempuh jalur hukum secara tegas dan menolak segala bentuk mediasi. Mereka menjerat ART dengan Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi dengan ancaman hukuman penjara dan denda yang cukup besar.
Kesimpulan dari kasus ini adalah Erin Wartia telah melaporkan mantan ART-nya ke polisi atas dugaan pelanggaran privasi. Erin merasa keberatan karena kehidupan pribadinya diduga direkam dan disebarluaskan tanpa persetujuan. Pihak keluarga mengaku merasa tidak nyaman dan khawatir unggahan tersebut dapat memicu risiko keamanan yang tidak diinginkan.