Berita Pilihan

Jalan Lenteng Agung Pulih: Perbaikan Cepat Atasi Sinkhole yang Mengganggu Lalu Lintas

admin ·
Jalan Lenteng Agung Pulih: Perbaikan Cepat Atasi Sinkhole yang Mengganggu Lalu Lintas

Berita Pilihan 01 Juni 2026 – Jalan Lenteng Agung di Jakarta Selatan kembali dapat dilalui kendaraan setelah serangkaian perbaikan intensif mengatasi sinkhole yang menimbulkan kemacetan parah pada akhir Mei 2026. Pada tanggal 28 Mei, sebuah lubang sekitar tiga meter dalam dan empat meter panjang muncul di sisi kiri jalan, memaksa pihak berwenang menutup lajur dan menempatkan pelat baja sebagai penahan sementara.

Tim penanganan yang terdiri dari Satpol PP, Dinas Perhubungan, serta Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) segera melakukan tindakan darurat. Petugas membobol dinding saluran air yang tersumbat, menstabilkan tiang listrik dan internet dengan tali merah, serta memasang sembilan unit box culvert untuk menyalurkan aliran air yang sebelumnya terhambat.

Baca juga:

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kota Jakarta Selatan, Iwan K. Santoso, memantau proses perbaikan dan menyatakan bahwa pekerjaan telah mencapai sekitar 70 persen. “Kami baru kurang lebih 70 persen, karena ada pengecoran nanti. Belum lagi pembersihan jalan,” ujarnya pada 31 Mei 2026.

Kepala Suku Dinas SDA, Santo, mengonfirmasi alokasi anggaran sebesar Rp380 juta untuk seluruh rangkaian perbaikan, yang dijadwalkan selesai dalam dua minggu. “Ini sekitar Rp380‑an juta untuk seluruhnya sampai selesai dalam dua minggu,” kata Santo, menambahkan bahwa prioritas utama adalah pemasangan box culvert dan pemulihan pengerasan jalan sepanjang sekitar sepuluh meter.

Proses perbaikan melibatkan beberapa tahapan kritis. Pertama, pemasangan empat unit box culvert sepanjang empat meter pada malam sebelum 29 Mei, diikuti dengan pemadatan dan pengecoran perkerasan jalan. Kedua, pembobolan dinding saluran air untuk mengurangi tekanan air yang mengalir deras di bawah permukaan aspal. Ketiga, koordinasi dengan pemilik utilitas untuk memperbaiki tiang listrik dan jaringan kabel yang terdampak.

Baca juga:

Sartono, Kepala Satuan Pelaksana SDA Kecamatan Jagakarsa, menjelaskan penyebab aliran air deras. “Airnya ngantre di atas karena kerusakan jalan sebelumnya menahan aliran, sehingga ketika kami membuka kembali saluran, air mengalir deras ke bawah,” katanya. Ia menambahkan bahwa kondisi aliran akan mereda seiring selesainya pemasangan box culvert dan penyelesaian pekerjaan.

Target utama pemerintah daerah adalah mengembalikan fungsi jalan utama pada Senin, 1 Juni 2026, sehingga kendaraan dapat melintas normal. “Inti yang kejar dalam tiga hari, hari Senin lalu lintas sudah clear, tidak macet lagi,” tegas Santo. Namun, ia mengakui adanya tantangan berupa kepadatan lalu lintas yang menghambat proses kerja. “Kalau bisa ditutup total tentu pengerjaannya lebih leluasa dan cepat,” ujarnya.

Selama penanganan, sekitar 200 meter antrean kendaraan terbentuk di depan titik penutupan, namun kendaraan tetap dapat bergerak perlahan. Petugas terus memantau kondisi lubang yang masih terlihat di bahu jalan, serta memastikan tidak ada tiang utilitas yang roboh.

Baca juga:

Pemerintah kota menekankan pentingnya pengecekan rutin terhadap saluran-saluran lama, terutama yang berusia lebih dari 25 tahun, untuk mencegah kejadian serupa di masa depan. Koordinasi dengan Dinas Bina Marga dan instansi terkait lainnya menjadi bagian dari upaya preventif.

Dengan alokasi dana yang cukup, kerja sama antar‑instansi, serta penggunaan teknologi box culvert, diharapkan Jalan Lenteng Agung dapat pulih sepenuhnya dalam waktu singkat, mengurangi risiko kemacetan dan meningkatkan keselamatan pengguna jalan.