Berita Pilihan

Longsor Agam Tumbuk 3 Rumah, 1 Tewas, 6 Dirawat – Warga Geger di Jorong Gantiang Baruah

admin ·
Longsor Agam Tumbuk 3 Rumah, 1 Tewas, 6 Dirawat – Warga Geger di Jorong Gantiang Baruah

Berita Pilihan 07 Mei 2026 – Pada Selasa malam, 5 Mei 2026, hujan deras yang melanda wilayah Ampek Koto, Kabupaten Agam, Sumatra Barat memicu bencana alam yang menelan korban jiwa. Longsor Agam mengamuk di Jorong Gantiang Baruah, Nagari Sungai Landia, menimpa tiga rumah penduduk sekaligus melukai enam orang. Satu warga dinyatakan meninggal dunia, sementara sisanya dilarikan ke Rumah Sakit Ahmad Mukhtar untuk perawatan intensif.

Menurut saksi mata yang bernama Arnel, kejadian bermula ketika tanah di lereng bukit yang menghadap tiga rumah mulai menggerak setelah hujan deras mengguyur daerah tersebut sejak sore hari. “Tiba-tiba tanah bergetar, lalu tanah bergeser menutup rumah-rumah kami. Kami hanya sempat berteriak memanggil bantuan,” ujar Arnel dengan nada cemas namun tetap jelas mengingat detail kronologis kejadian.

Baca juga:

Tim penyelamat yang dipimpin oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Agam serta relawan lokal segera dikerahkan ke lokasi. Menggunakan alat berat, mereka berupaya mengangkat material longsor yang menutupi bangunan. Proses evakuasi memakan waktu berjam‑jam karena kondisi medan yang licin dan berbahaya.

Korban yang selamat terdiri dari enam orang, termasuk tiga anak-anak, dua pria dewasa, dan satu perempuan lanjut usia. Semua korban mengalami luka ringan hingga sedang, seperti memar, luka gores, dan patah tulang ringan. Mereka dirawat di Rumah Sakit Ahmad Mukhtar, rumah sakit rujukan utama di Kabupaten Agam, dengan perawatan luka dan observasi lebih lanjut.

Pihak kepolisian setempat, Polresta Agam, mencatat identitas korban meninggal sebagai seorang pria berusia 42 tahun, bernama H. Abdul. Penyebab kematian dipastikan karena trauma kepala akibat material longsor yang menimpa tubuhnya. Keluarga korban kini berada dalam proses pendampingan psikologis serta bantuan sosial dari pemerintah daerah.

Baca juga:

Gubernur Sumatra Barat, Mahyudin Natakusumah, menyampaikan belasungkawa secara resmi melalui konferensi pers daring. Ia menekankan pentingnya kesiapsiagaan masyarakat menghadapi cuaca ekstrem, terutama di wilayah dengan topografi rawan longsor. “Kami akan mempercepat program rehabilitasi lahan, memperkuat sistem peringatan dini, dan menambah fasilitas penanggulangan bencana di daerah‑daerah rawan,” ujar Gubernur.

Sementara itu, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah mengeluarkan peringatan hujan lebat untuk wilayah Sumatra Barat selama tiga hari ke depan. Ahli geologi dari Universitas Andalas, Dr. Rizal Fathoni, menambahkan bahwa perubahan iklim berpotensi meningkatkan frekuensi curah hujan ekstrem, yang selanjutnya memperparah risiko longsor di daerah pegunungan.

Di sisi lain, masyarakat setempat mulai melakukan gotong‑royong membersihkan sisa material longsor dan memperbaiki kerusakan struktur rumah yang masih dapat dipertahankan. Ketua RT setempat, Budi Santoso, mengajak warga untuk tetap waspada dan menyiapkan rencana evakuasi bila hujan kembali mengguyur wilayah tersebut.

Baca juga:

Kasus ini menjadi peringatan keras bagi pihak berwenang untuk memperkuat jaringan mitigasi bencana, termasuk penyediaan jalur evakuasi yang jelas, pelatihan kesiapsiagaan warga, serta pemetaan zona rawan longsor secara berkelanjutan. Dengan kolaborasi antara pemerintah, lembaga ilmiah, dan masyarakat, diharapkan kejadian serupa dapat diminimalisir di masa depan.

Ke depannya, Agam berkomitmen untuk melakukan evaluasi menyeluruh atas penanganan bencana ini, sambil menyalurkan bantuan material bagi keluarga korban. Upaya rehabilitasi lingkungan dan penanaman kembali vegetasi di lereng yang terdampak juga menjadi agenda utama, guna menstabilkan tanah dan mengurangi potensi longsor di masa mendatang.

Longsor Agam menunjukkan betapa pentingnya kesiapan dan respons cepat dalam menghadapi bencana alam. Dengan solidaritas warga dan dukungan institusi, proses pemulihan dapat berjalan lebih cepat dan efektif.