Shayne Pattynama Kritik dan Optimisme Jelang Big Match Persija vs Persib
Berita Pilihan 06 Mei 2026 – Bek kiri Persija Jakarta, Shayne Pattynama, memberikan penilaian tajam sekaligus optimisme tinggi menjelang pertandingan klasik antara Persija dan Persib yang dijadwalkan pada Minggu, 10 Mei 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno. Meskipun timnya baru saja mencatat kemenangan 2-0 atas Persijap Jepara, pemain timnas Indonesia ini menyoroti beberapa aspek taktik yang perlu diperbaiki sebelum menghadapi rival berat.
Setelah menempati posisi ketiga klasemen sementara dengan 65 poin, Persija berada di belakang Persib yang memimpin dengan 72 poin. Kemenangan melawan Persijap memberi kepercayaan diri, namun menurut Shayne, tim belum menunjukkan kontrol permainan yang konsisten. “Setelah unggul 1-0, kami tidak memainkan permainan kami sendiri. Terlalu banyak duel, terlalu banyak pertarungan,” ungkapnya, menegaskan perlunya penguasaan ritme yang lebih matang.
Berikut poin utama yang diutarakan Shayne Pattynama menjelang big match:
- Kontrol Ritme: Tim harus mampu mengatur tempo, mengurangi tekanan berlebih, dan memanfaatkan ruang yang ada.
- Transisi Cepat: Mengubah pertahanan menjadi serangan dengan cepat agar dapat mengeksploitasi celah pertahanan Persib.
- Disiplin Taktik: Menjaga formasi dan posisi, khususnya di lini tengah, agar tidak terjebak dalam duel berlebihan.
Selain kritik, Pattynama juga menekankan sisi positif dari hasil kemenangan terakhir. Ia mengapresiasi clean sheet yang diraih dan dua gol penting dari Rayhan Hannan dan Gustavo Almeida. “Secara keseluruhan ada banyak hal positif. Kami meraih tiga poin dan clean sheet, itu bagus,” tambahnya.
Optimisme Shayne tidak lepas dari pengalaman pribadi. Sebelumnya, ia menyaksikan pertemuan pertama musim ini di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, di mana Persija kalah tipis 0-1. Pengalaman itu memberinya perspektif tentang tekanan mental dan emosional yang muncul dalam setiap pertemuan El Clasico Indonesia.
Pelatih Persija, Mauricio Souza, tetap memuji usaha tim meski mengakui laga tidak mudah. Ia berjanji akan menyesuaikan taktik berdasarkan masukan pemain, khususnya Pattynama yang menjadi starter dalam pertandingan melawan Persijap. Sementara itu, suporter Persija menyatakan antusiasme tinggi, menunggu aksi balasan atas kekalahan di putaran pertama.
Berikut perkiraan statistik yang diharapkan pada laga 10 Mei 2026:
| Tim | Poin | Posisi |
|---|---|---|
| Persib Bandung | 72 | 1 |
| Persija Jakarta | 65 | 3 |
Jika Persija berhasil mengamankan tiga poin, jarak dengan pemuncak klasemen akan berkurang menjadi hanya tiga angka, memperkecil peluang Persib mempertahankan keunggulan. Namun, jika Persija gagal, tekanan akan semakin berat menjelang sisa musim.
Shayne Pattynama menutup wawancara dengan keyakinan kuat. “Kami tahu arti pertandingan ini bagi suporter dan tim. Saya percaya kami punya kualitas untuk meraih tiga poin,” tegasnya. Dengan mentalitas yang lebih dewasa dan kontrol permainan yang lebih baik, Persija berambisi menjadikan GBK sebagai saksi kebangkitan kembali dan menambah koleksi gelar di kompetisi Liga 1 Indonesia.