Shayne Pattynama Siap Bersinar di Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Perkuat Skuad dengan Naturalitas Baru
Berita Pilihan 31 Mei 2026 – Stadion Madya Gelora Bung Karno kembali menjadi pusat perhatian sepak bola Indonesia pada Sabtu pagi, 30 Mei 2026. Pada hari itu, Timnas Indonesia menggelar sesi latihan resmi sekaligus gim internal yang mempertemukan dua tim buatan pelatih asal Inggris, John Herdman, menjelang kompetisi ASEAN Championship 2026 atau Piala AFF 2026. Di antara pemain yang menonjol, Shayne Pattynama tampil sebagai salah satu talenta yang dipersiapkan untuk mengisi lini tengah Garuda.
John Herdman membagi 26 pemain yang hadir menjadi Tim Merah dan Tim Putih. Tim Merah diisi oleh nama‑nama seperti Cahya Supriadi, Egy Maulana Vikri, Thom Haye, serta dua naturalis baru, Mitchell Baker dan Mathew Baker. Sementara Tim Putih memperkuat barisan dengan pemain berpengalaman seperti Marc Klok, Saddil Ramdani, serta pemain muda berbakat Marselino Ferdinan. Di antara mereka, Shayne Pattynama menjadi sorotan utama karena perannya yang fleksibel sebagai gelandang serang dan kemampuannya dalam mengatur tempo permainan.
Gim internal berakhir dengan skor tipis 5-4 untuk kemenangan Tim Putih. Jens Raven menjadi bintang dengan hattrick, namun kontribusi Shayne Pattynama tidak kalah penting. Ia mencatatkan satu assist krusial yang membantu Tim Putih mengamankan gol kelima. Penampilan tersebut menegaskan bahwa Pattynama berada di jalur yang tepat untuk masuk ke skuad utama Timnas Indonesia pada turnamen resmi.
Selain pertandingan, sesi latihan ini juga menjadi ajang evaluasi bagi pemain naturalisasi yang tengah menunggu proses kewarganegaraan selesai. Mitchell Baker dan Luke Vickery, dua pemain asal Inggris, turut berlatih bersama Tim Merah dan Tim Putih. John Herdman menegaskan bahwa proses naturalisasi memerlukan waktu, namun mereka sudah dipersiapkan untuk bergabung dalam pemusatan latihan pada bulan Juni. Pattynama, yang sudah memiliki status WNI, diharapkan menjadi contoh bagi para naturalis lain dalam menyesuaikan diri dengan taktik tim.
Pelatih Herdman menekankan pentingnya kekompakan dan pemahaman taktis sebelum Piala AFF 2026. “Kami ingin melihat performa pemain dalam kondisi kompetitif, termasuk Shayne Pattynama, yang menunjukkan kreativitas dan disiplin defensif yang baik,” ujar Herdman dalam konferensi pers pasca‑latihan. Ia menambahkan bahwa intensitas latihan akan meningkat menjelang kompetisi yang dijadwalkan berlangsung 24 Juli hingga 26 Agustus 2026.
Daftar lengkap pemain Tim Putih yang turut berpartisipasi dalam sesi internal:
- Shayne Pattynama
- Marc Klok
- Saddil Ramdani
- Jens Raven
- Yance Sayuri
- Luke Vickery (naturalitas)
- Mohammad Ferarri
- Eksel Runtukahu
- Marselino Ferdinan
- Fajar Fathurrahman
Sementara Tim Merah menampilkan kombinasi pemain domestik dan naturalis, termasuk dua pemain baru yang belum pernah masuk skuad sementara sebelumnya. Penambahan pemain naturalis menandakan strategi jangka panjang Herdman untuk memperkaya kedalaman tim dengan pengalaman internasional.
Persiapan Timnas Indonesia tidak hanya terbatas pada sesi latihan di Jakarta. Pemusatan latihan akan dilanjutkan pada bulan Juni di fasilitas yang sama, dengan fokus pada pengembangan taktik, pemahaman peran masing‑masing pemain, serta penyempurnaan standar kebugaran. Pattynama, yang berusia 24 tahun, diproyeksikan menjadi salah satu gelandang utama yang dapat menghubungkan lini pertahanan dan serangan, memberikan keseimbangan yang dibutuhkan oleh tim.
Menilik performa di liga domestik, Shayne Pattynama telah menunjukkan konsistensi bersama Persija Jakarta, mencatatkan beberapa assist penting dan gol yang membantu timnya meraih poin penting di BRI Super League. Keberhasilannya di level klub menjadi faktor utama mengapa ia dipanggil ke timnas, bersama empat rekan satu klub lainnya: Fajar Fathurrahman, Witan Sulaeman, Rayhan Hannan, dan Eksel Runtukahu.
Dengan agenda kompetisi yang padat, Timnas Indonesia menargetkan penampilan maksimal di Piala AFF 2026. Harapan besar diletakkan pada pemain-pemain muda seperti Pattynama yang diharapkan dapat mengisi kekosongan setelah beberapa senior mengakhiri karier internasional mereka. Jika performa di latihan dan gim internal menjadi indikator, Shayne Pattynama memiliki peluang kuat untuk menjadi bagian dari skuad utama yang akan bertarung melawan rival‑rival Asia Tenggara.
Kesimpulannya, sesi latihan dan gim internal pada 30 Mei 2026 tidak hanya menambah kedalaman skuad, tetapi juga menegaskan posisi Shayne Pattynama sebagai salah satu talenta yang siap bersaing di level internasional. Dengan dukungan pelatih berpengalaman dan strategi naturalisasi yang progresif, Timnas Indonesia berada pada posisi yang lebih kuat menjelang Piala AFF 2026.