Fajar/Fikri Siap Genggam Gelar di Singapore Open 2026, Tantang Rankireddy/Shetty dalam Duel Epik
Berita Pilihan 31 Mei 2026 – Pasangan ganda putra Indonesia, Fajar Alfian dan Muhammad Shohibul Fikri, melaju ke final Singapore Open 2026 setelah menaklukkan pasangan China Liang Wei Keng dan Wang Chang di semifinal. Kemenangan 23-21, 21-4 itu menegaskan performa konsisten mereka sejak awal turnamen, sekaligus menambah kepercayaan diri menjelang laga penentuan juara pada Minggu, 31 Mei 2026.
Final akan mempertemukan duo Indonesia dengan perwakilan India, Satwiksairaj Rankireddy dan Chirag Shetty, yang juga menembus final setelah mengalahkan unggulan pertama Kim Won-ho dan Seo Seung-jae. Pertemuan keempat antara kedua pasangan ini diprediksi akan menjadi pertarungan sengit, mengingat catatan head‑to‑head yang hampir seimbang: Fajar/Fikri memimpin dua kemenangan dari tiga pertemuan sebelumnya, termasuk kemenangan telak 21‑10, 23‑21 di perempat final Malaysia Open 2026.
Keberhasilan Fajar/Fikri di Singapore Open 2026 memiliki arti penting bagi ganda putra Indonesia. Sebelumnya, gelar Super 750 terakhir diraih pada Denmark Open 2022 oleh Fajar Alfian bersama Muhammad Rian Ardianto. Kini, dengan pasangan baru bersama Muhammad Shohibul Fikri, Fajar menargetkan gelar kedua setelah sukses mengangkat trofi China Open 2025.
Turnamen ini juga menjadi panggung bagi pemain lain yang menambah warna kompetisi. Singapura menjadi saksi kemenangan pertama singapura dalam kategori tunggal putra, Loh Kean Yew, yang mengalahkan pemain Jepang, Watanabe, dan melaju ke final Singapore Badminton Open. Keberhasilan tersebut menambah antusiasme penonton lokal, sekaligus menegaskan posisi Singapura sebagai tuan rumah turnamen bulu tangkis kelas dunia.
Berikut rangkuman pencapaian Fajar/Fikri di Singapore Open 2026:
- Menang di babak perempat final melawan pasangan Korea dengan skor 21‑15, 21‑13.
- Menang di semifinal melawan pasangan China dengan skor 23‑21, 21‑4.
- Menjaga rasio kemenangan 2‑1 melawan Rankireddy/Shetty dalam empat pertemuan terakhir.
Dengan jadwal final yang dijadwalkan pada Minggu sore di Singapore Indoor Stadium, sorotan utama tidak hanya pada duel ganda putra, tetapi juga pada pertandingan-pertandingan lain seperti final tunggal putra antara Loh Kean Yew dan final ganda putri yang melibatkan pasangan Indonesia. Namun, bagi penggemar bulu tangkis Indonesia, laga Fajar/Fikri melawan Rankireddy/Shetty menjadi sorotan utama karena potensi mengakhiri penantian gelar Super 750 selama hampir empat tahun.
Para analis menilai bahwa kunci kemenangan Indonesia terletak pada kemampuan Fikri di net yang cepat dan agresif, serta serangan smash Fajar yang konsisten. Di sisi lain, duo India dikenal dengan kecepatan footwork dan variasi serangan yang sulit diprediksi. Jika Fajar/Fikri dapat memanfaatkan momentum dari kemenangan semifinal serta mengendalikan tempo permainan, peluang mereka untuk menambah daftar juara Super 750 semakin besar.
Turnamen ini juga menjadi ajang penting bagi Badminton World Federation (BWF) untuk menilai peringkat dunia menjelang Olimpiade 2028, mengingat poin yang diperoleh di turnamen level Super 750 memiliki dampak signifikan pada klasemen. Kemenangan di Singapore Open 2026 dapat mengangkat posisi Fajar/Fikri ke dalam lima besar dunia, sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai negara dengan kedalaman bakat ganda putra.
Seiring dengan menurunnya tekanan dan peningkatan kepercayaan diri, Fajar Alfian dan Muhammad Shohibul Fikri siap menorehkan sejarah baru di Singapore Open 2026. Pertandingan final yang dijadwalkan pada Minggu malam akan menjadi momen penentu, tidak hanya bagi mereka, tetapi juga bagi harapan bulu tangkis Indonesia untuk kembali menguasai panggung Super 750.