Inter Milan juara Scudetto 2025/2026, AC Milan Merana Usai Kalah di Depan Jay Idzes
Berita Pilihan 04 Mei 2026 – Inter Milan mengukuhkan diri sebagai raja Serie A musim 2025/2026 setelah menundukkan Parma 2-0 pada pekan ke-35. Gol pertama dicetak Marcus Thuram pada menit tambahan babak pertama (45+1′), diikuti oleh Henrikh Mkhitaryan pada menit ke-80. Kemenangan ini menambah total poin Inter menjadi 82 dari 35 pertandingan, menjadikannya tak tertandingi di puncak klasemen.
Dengan selisih 12 poin dari Napoli, tim asuhan Cristian Chivu memastikan gelar juara tidak dapat diraih oleh pesaing mana pun, meskipun Napoli berhasil meraih tiga kemenangan di sisa laga. Bahkan jika Napoli memenangkan tiga pertandingan terakhir, mereka hanya akan menggapai 79 poin, masih di bawah Inter. Ini menandai pertama kalinya dalam 37 tahun Inter dapat merayakan Scudetto di kandang sendiri, Stadio Giuseppe Meazza.
Di sisi lain, AC Milan mengalami kemunduran yang mengejutkan. Pada hari yang sama, mereka menjamu Sassuolo di Mapei Stadium dan harus menelan kekalahan 0-2. Gol-gol Sassuolo dicetak oleh Domenico Berardi pada menit ke-5 dan Armand Lauriente pada menit ke-47. Fikayo Tomori menerima kartu merah pada babak pertama, memaksa Rossoneri bermain dengan sepuluh pemain selama hampir seluruh pertandingan.
Kekalahan ini menurunkan posisi AC Milan ke peringkat ketiga dengan 67 poin, berada tepat di bawah Napoli yang mengumpulkan 70 poin. Persaingan zona Liga Champions kini semakin ketat; tim peringkat lima, Como, hanya lima poin di belakang Milan, sementara tiga pertandingan masih tersisa.
Berikut rangkuman klasemen sementara setelah pertandingan pekan ke-35:
| Peringkat | Tim | Poin |
|---|---|---|
| 1 | Inter Milan | 82 |
| 2 | Napoli | 70 |
| 3 | AC Milan | 67 |
| 4 | Juventus | 64 |
| 5 | Como | 62 |
Inter Milan kini bersiap merayakan Scudetto ke-21 dalam sejarah klub, sekaligus menyiapkan strategi untuk tiga laga terakhir yang tidak akan mengubah gelar. Sementara AC Milan harus berjuang keras untuk mengamankan tiket Liga Champions, mengingat tekanan dari Como dan persaingan ketat di zona atas.
Kesimpulannya, Inter Milan juara secara sah setelah mengamankan poin maksimum, sementara AC Milan merana dan harus memperbaiki performa bila ingin tetap berada di papan atas Serie A.