Drama Persib dan Persija Memanas: Hasil Liga 1 Pekan ke-31 BRI Super League 2025/2026
Berita Pilihan 01 Mei 2026 – Pekan ke-31 BRI Super League 2025/2026 menjadi saksi pertarungan sengit di puncak klasemen serta perjuangan keras klub-klub yang terancam degradasi. Persib Bandung berhasil memetik kemenangan dramatis melawan Bhayangkara FC, mengembalikan posisi mereka ke puncak sementara. Sementara itu, Persija Jakarta berusaha menutup celah poin dengan menumpuk tiga poin di laga tandang, menambah ketegangan persaingan juara.
Di sisi lain, Persis Solo yang berada di zona bahaya harus memaksimalkan hasil positif di kandang. Tim Askar yang dipimpin pelatih Mario Lemos mengandalkan tren positif di rumah untuk menghindari degradasi, terutama menghadapi empat laga berat di sisa musim. Tekanan semakin terasa ketika Borneo FC Samarinda, yang sempat memaksa Persib turun dari puncak pada pekan sebelumnya, kembali menekan persaingan kelas atas.
Berikut rangkuman Hasil Liga 1 pekan ke-31:
- Persib Bandung 2-1 Bhayangkara FC (gol: Layvin Kurzawa, Abdul Rahman – gol balas Bhayangkara oleh Fajar Prasetyo)
- Persija Jakarta 3-0 Borneo FC Samarinda (gol: Marko Simic, Rizky Pellu, Zulham Zamrun)
- Persebaya Surabaya 1-2 PSBS Biak (gol: Persebaya – gol PSBS oleh Dimas Drajat dan Rudi Setiawan)
- Persis Solo 0-0 PSIM Yogyakarta (pertandingan berakhir imbang, menambah beban pada Persis)
- Dewa United 1-1 Persijap Jepara (gol: Sonny Stevens – gol balas Persijap oleh Rudi Hartono)
Dengan hasil di atas, klasemen sementara menampilkan peta persaingan yang jelas. Berikut tabel lima besar dan tiga terbawah setelah pekan ke-31:
| Posisi | Klub | Poin | Main | Menang | Seri | Kalah | Selisih |
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| 1 | Persib Bandung | 55 | 31 | 17 | 4 | 10 | +12 |
| 2 | Persija Jakarta | 53 | 31 | 16 | 5 | 10 | +10 |
| 3 | Borneo FC Samarinda | 49 | 31 | 14 | 7 | 10 | +8 |
| 4 | Persebaya Surabaya | 48 | 31 | 14 | 6 | 11 | +6 |
| 5 | PSIM Yogyakarta | 44 | 31 | 13 | 5 | 13 | +2 |
| 18 | Persis Solo | 24 | 31 | 5 | 9 | 17 | -14 |
| 19 | PSBS Biak | 22 | 31 | 4 | 10 | 17 | -16 |
| 20 | Dewa United | 20 | 31 | 4 | 8 | 19 | -20 |
Persib Bandung, yang sempat terpuruk pada pekan ke-30 setelah dikalahkan Borneo FC, berhasil bangkit berkat gol penentu dari Layvin Kurzawa pada menit ke-78. Pelatih Bojan Hodak menyatakan kebanggaan atas mental juara timnya, sekaligus menekankan pentingnya menjaga konsistensi di sisa laga.
Di sisi lain, Persija Jakarta menambah tiga poin penting di kandang lawan Borneo FC. Gol cepat Marko Simic pada babak pertama membuka kepercayaan diri skuad asal Jakarta, diikuti dua gol tambahan yang menegaskan dominasi mereka. Pelatih Jean‑Paul van Gastel menegaskan bahwa fokus utama tetap pada menutup celah poin dengan Persib.
Persis Solo tetap berada di zona degradasi meski berhasil menahan imbang PSIM Yogyakarta. Pelatih Mario Lemos mengakui bahwa performa tim belum optimal, namun menekankan bahwa keempat laga terakhir menjadi peluang emas untuk mengamankan tiga poin di kandang. Dukungan suporter lokal di Stadion Persis diharapkan menjadi faktor penentu.
Sementara itu, Dewa United berjuang keras menghindari zona hitam. Sonny Stevens, kiper andalan, berhasil menepis beberapa peluang penting lawan Persijap Jepara, namun serangan balik lawan membuat mereka hanya mampu meraih satu poin. Klub tersebut kini harus menata strategi ofensif untuk menambah poin pada sisa pertandingan.
Berita lain yang mencuri perhatian adalah keputusan disiplin Komdis PSSI terhadap pemain Bhayangkara FC U‑20, termasuk Fadly Alberto Hengga yang dijatuhi sanksi larangan bermain tiga tahun karena insiden tendangan “Kung Fu”. Keputusan ini menambah beban pada skuad Bhayangkara yang sedang berjuang menembus zona aman.
Secara keseluruhan, pekan ke-31 menegaskan betapa kompetitifnya Hasil Liga 1 pada fase akhir musim. Persaingan antara Persib dan Persija semakin memanas, sementara klub-klub yang berada di zona degradasi harus memanfaatkan setiap peluang di kandang. Musim ini diprediksi akan berakhir dengan drama akhir pekan yang menegangkan, mengingat selisih poin yang tipis di puncak serta tekanan besar pada tim-tim yang berjuang menghindari relegasi.
Para pengamat menilai bahwa konsistensi dalam menambah poin di kandang serta kemampuan mengamankan hasil imbang di laga tandang akan menjadi kunci utama bagi tim yang ingin meraih gelar atau sekadar bertahan di Liga 1 musim ini.