Berita Pilihan

Dewa United vs Persijap: Drama Penyelamatan Sonny Stevens Bawa Kemenangan Tipis 1-0

admin ·
Dewa United vs Persijap: Drama Penyelamatan Sonny Stevens Bawa Kemenangan Tipis 1-0

Berita Pilihan 01 Mei 2026 – Pertandingan pekan ke-30 BRI Super League 2025/2026 antara Dewa United dan Persijap Jepara berlangsung pada Rabu, 29 April 2026 di Banten International Stadium, Serang. Laga yang dijadwalkan menjadi ujian bagi kedua tim berakhir dengan skor tipis 1-0 untuk Dewa United, berkat aksi heroik kiper asal Belanda, Sonny Stevens, yang menepis penalti pada menit-menit akhir pertandingan.

Gol penentu kemenangan dicetak oleh Alex Martins melalui eksekusi penalti. Namun, sorotan utama beralih kepada Stevens setelah ia berhasil menepis tendangan penalti striker Persijap, Carlos Franca, yang diberikan pada injury time setelah Nick Kuipers melakukan pelanggaran terhadap Borja Herrera. Penyelamatan tersebut tidak hanya mengamankan satu poin tambahan bagi Dewa United, tetapi juga mempertegas status Stevens sebagai pahlawan di mata pendukung Banten Warriors.

Baca juga:

“Saya merasa lebih bahagia dibandingkan pelatih karena kami berhasil mengamankan tiga poin penting,” ungkap Stevens dalam konferensi pers pasca laga. “Kami tidak bermain dengan baik, terutama pada babak pertama, namun kami berhasil mengendalikan permainan dan menahan tekanan dari Persijap,” tambahnya. Stevens menekankan pentingnya konsistensi, meski ia mengakui tim belum menunjukkan permainan optimal.

Pelatih Dewa United, Jan Olde Riekerink, menilai kemenangan ini sebagai bukti ketangguhan mental tim. “Kami menghadapi lawan yang memiliki karakter ngotot. Penyelamatan Stevens pada menit akhir memberikan dorongan moral yang besar bagi kami,” kata Riekerink. Ia juga menyoroti tren positif Dewa United dalam beberapa pertandingan terakhir, mencatat bahwa tim belum terkalahkan dalam enam laga terakhir sejak kekalahan 0-2 melawan Bhayangkara pada pekan ke-24.

Statistik menunjukkan Stevens telah tampil di 30 laga musim ini, mencatat delapan clean sheet dan kebobolan 35 gol. Penyelamatan penalti kali ini menambah reputasinya sebagai penjaga gawang yang dapat diandalkan dalam situasi krusial.

Baca juga:

Di sisi lain, Persijap Jepara mengalami kegagalan mempertahankan rekor tak terkalahkan delapan laga terakhirnya. Kekalahan 0-1 ini memutus rangkaian impresif mereka dan menambah tekanan pada tim yang dipimpin oleh pelatih Mario Lemos. Persijap dijadwalkan menghadapi empat laga berat pada bulan Mei, termasuk pertemuan melawan Persija Jakarta dan Persita Tangerang, yang akan menjadi ujian besar untuk menghindari zona degradasi.

Setelah kemenangan melawan Persijap, fokus Dewa United beralih ke laga penentu melawan Semen Padang FC pada pekan ke-31, yang dijadwalkan pada Minggu, 3 Mei 2026, kembali di Banten International Stadium. Riekerink menegaskan bahwa tidak ada pertandingan mudah pada fase akhir kompetisi. “Kami akan melakukan rotasi pemain demi menjaga kebugaran, terutama karena Ricky Kambuaya akan absen karena akumulasi kartu,” ujar Riekerink. “Damian akan kembali, sehingga otomatis ada rotasi,” tambahnya.

Posisi klasemen saat ini menempatkan Dewa United pada peringkat ketujuh dengan 47 poin, berada dua poin di belakang Malut United yang berada di posisi keempat dengan 49 poin. Dengan Persib Bandung yang telah mengumpulkan 69 poin, target Dewa United realistis untuk mengincar zona empat besar. “Ambisi kami tetap menjadi juara, namun realita poin mengarahkan kami pada target empat besar,” kata Riekerink.

Baca juga:

Persijap, yang berusaha mempertahankan posisi aman dari degradasi, akan menghadapi tantangan berat melawan tim-tim papan atas seperti Borneo FC Samarinda dan Persib Bandung pada bulan Mei. Meskipun catatan mereka menurun, peluang untuk menciptakan kejutan masih terbuka, terutama mengingat performa mereka yang solid di beberapa pertandingan sebelumnya.

Secara keseluruhan, pertandingan Dewa United vs Persijap menegaskan pentingnya faktor mental dan ketangguhan individu dalam sepak bola. Penyelamatan penalti oleh Sonny Stevens tidak hanya menyelamatkan gawang, tetapi juga memberikan dorongan moral yang signifikan bagi timnya. Dengan jadwal yang semakin padat dan persaingan klasemen yang ketat, Dewa United harus mempertahankan konsistensi serta memaksimalkan rotasi pemain untuk mengejar posisi empat besar, sementara Persijap harus bangkit kembali untuk menghindari zona degradasi.