Kemendagri Umumkan Kinerja Terbaik Provinsi 2025: Jakarta, Jawa Barat, dan DIY Mendominasi
Berita Pilihan 29 April 2026 – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) resmi mengumumkan hasil Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (EPPD) tahun 2025. Tiga provinsi teratas yang memperoleh kinerja terbaik provinsi adalah DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Penghargaan ini diserahkan dalam rangka peringatan Hari Otonomi Daerah ke-30, menandai komitmen daerah dalam meningkatkan akuntabilitas, transparansi, dan pelayanan publik.
DKI Jakarta menempati posisi puncak dengan skor 3,6762, menjadikannya satu-satunya provinsi yang masuk dalam kategori kinerja tinggi. Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, menerima Piagam Penghargaan Prestasi Pemerintah Daerah secara langsung di kantor Kemendagri. Ia menekankan bahwa pencapaian ini hasil kolaborasi lintas sektor dan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) DKI, serta menegaskan komitmen untuk menjaga standar akuntabel, responsif, dan berdampak bagi warga.
Provinsi Jawa Barat juga berhasil masuk dalam jajaran tiga besar dengan skor yang berada di kisaran 3,60. Pemerintah Provinsi menyoroti inovasi dalam transportasi publik, digitalisasi layanan perizinan, serta program pemberdayaan ekonomi kreatif yang berkontribusi pada peningkatan indeks kepuasan masyarakat. Penghargaan atas penyelenggaraan pemerintahan terbaik ini menegaskan posisi Jawa Barat sebagai pelopor reformasi birokrasi di wilayah Jawa Barat.
Daerah Istimewa Yogyakarta, yang dikenal dengan sistem pemerintahan tradisional yang terintegrasi dengan struktur modern, memperoleh skor hampir setara dengan Jawa Barat. Keberhasilan Yogyakarta didorong oleh kebijakan yang menyeimbangkan pelestarian budaya dengan peningkatan kualitas layanan kesehatan dan pendidikan. Pemerintah DIY menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, lembaga adat, dan sektor swasta dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan.
Selain tiga provinsi teratas, beberapa daerah lain juga mendapat pengakuan. Provinsi Jawa Timur, Kalimantan Selatan, serta sejumlah kota besar seperti Makassar dan Bandung memperoleh skor di atas 3,60, menandakan tren positif dalam tata kelola pemerintahan di seluruh Indonesia. Kota Makassar, misalnya, mencatat skor 3,6171 dan menjadi satu-satunya kota di Indonesia Timur yang masuk dalam kategori kinerja tertinggi.
Berikut ringkasan skor lima provinsi dengan nilai tertinggi pada EPPD 2025:
- DKI Jakarta – 3,6762 (kinerja tinggi)
- Jawa Barat – sekitar 3,60 (kinerja tinggi)
- DIY – sekitar 3,58 (kinerja tinggi)
- Jawa Timur – 3,55 (kinerja tinggi)
- Kalimantan Selatan – 3,53 (kinerja tinggi)
Faktor-faktor utama yang mendorong kinerja terbaik provinsi meliputi:
- Peningkatan transparansi keuangan melalui sistem e‑budgeting.
- Digitalisasi layanan publik, termasuk perizinan online dan portal keluhan warga.
- Kolaborasi lintas sektor antara pemerintah, akademisi, dan pelaku usaha.
- Program inovatif dalam pengentasan kemiskinan dan peningkatan kualitas pendidikan.
- Penguatan tata kelola lingkungan dan mitigasi perubahan iklim.
Para pejabat menegaskan bahwa penghargaan ini bukanlah akhir, melainkan motivasi untuk terus berinovasi. Wakil Menteri Dalam Negeri, Bima Arya Sugiarto, menambahkan bahwa kepala daerah yang berprestasi adalah mereka yang mampu mengubah tantangan menjadi peluang nyata melalui kebijakan berbasis data.
Dengan penghargaan ini, DKI Jakarta, Jawa Barat, dan DIY diharapkan dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam upaya memperkuat tata kelola pemerintahan, meningkatkan kualitas layanan, dan mewujudkan pembangunan yang inklusif serta berkelanjutan.