Berita Pilihan

Pendakian Semeru 2026 Dibuka Kembali, Aturan Baru dan Batas Ranu Kumbolo

admin ·
Pendakian Semeru 2026 Dibuka Kembali, Aturan Baru dan Batas Ranu Kumbolo

Berita Pilihan 22 April 2026 – Gunung Semeru di Jawa Timur resmi kembali dibuka untuk pendakian mulai 24 April 2026 setelah penutupan sejak awal tahun karena kondisi cuaca ekstrem dan kebutuhan revitalisasi ekosistem. Keputusan ini diambil setelah rapat koordinasi multipihak yang melibatkan Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), serta pihak kepolisian setempat.

Meski jalur pendakian kembali beroperasi, pendaki hanya diperbolehkan mencapai area Ranu Kumbolo, sebuah danau berukuran 15 hektar yang terletak pada ketinggian 2.389 mdpl. Batas tersebut ditetapkan karena zona Ranu Kumbolo berada di luar radius 5 km zona bahaya sektoral gunung berapi, sehingga dianggap relatif aman untuk aktivitas terbatas.

Baca juga:

Kuota Harian dan Durasi Pendakian

Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru menetapkan kuota maksimal 200 orang per hari dengan durasi dua hari satu malam. Setiap kelompok harus terdiri dari minimal dua orang dan maksimal sepuluh orang, serta wajib didampingi oleh pemandu resmi yang terdaftar dalam Pemandu Pendakian Gunung Semeru Terdaftar/Terpadu (PPGST).

Prosedur Pendaftaran Daring

Calon pendaki harus melakukan registrasi secara daring melalui situs resmi Gunung Semeru paling lambat dua hari sebelum hari keberangkatan (H-2). Proses pendaftaran mencakup pengisian data pribadi, unggah surat keterangan sehat yang masih berlaku maksimal satu hari sebelum pendakian, serta dokumen identitas seperti KTP, KK, atau paspor. Bagi pendaki berusia di atas 70 tahun wajib melampirkan rekomendasi dokter. Data yang telah dikirim tidak dapat diubah atau diganti.

Baca juga:

Persyaratan dan Aturan Selama Pendakian

  • Usia minimal pendaki 10 tahun.
  • Setiap anggota kelompok harus memakai gelang resmi Taman Nasional Bromo Tengger Semeru.
  • Membawa kantong sampah pribadi (trash bag) dan membuang sampah pada titik yang telah disediakan.
  • Area mendirikan tenda hanya di zona yang ditentukan sekitar Ranu Kumbolo.
  • Waktu pendakian dibatasi hingga pukul 15.00 WIB setiap harinya.
  • Pelaporan wajib dilakukan saat turun, termasuk foto gelang dan lokasi akhir.

Pelanggaran seperti overstay atau keterlambatan turun akan dikenakan sanksi administratif sesuai ketentuan yang berlaku.

Titik Ikonik Sepanjang Jalur

Walaupun pendakian dibatasi hingga Ranu Kumbolo, para pendaki tetap dapat menikmati beberapa titik foto ikonik, antara lain:

Baca juga:
  1. Oro-oro Ombo – hamparan sabana luas yang sering diselimuti bunga ungu Verbena brasiliensis.
  2. Tanjakan Cinta – bagian jalur yang dikenal menantang dengan legenda lokal.
  3. Ranu Kumbolo – danau cantik yang menjadi tujuan utama pada fase ini.

Pengunjung diharapkan tetap menghormati alam, menjaga kebersihan, dan mematuhi seluruh prosedur keselamatan yang telah ditetapkan. Balai Besar Taman Nasional juga terus memantau kondisi gunung dan cuaca secara real‑time, siap menyesuaikan batasan jika diperlukan.

Dengan pembukaan kembali ini, diharapkan sektor pariwisata gunung di Jawa Timur dapat pulih secara bertahap, sekaligus memberikan peluang bagi pecinta alam untuk menikmati keindahan Semeru secara aman dan terkelola.