Berita Pilihan

BMKG Peringatkan Hujan Lebat dan Petir Landa 20 Wilayah, Warga Diminta Siaga!

admin ·
BMKG Peringatkan Hujan Lebat dan Petir Landa 20 Wilayah, Warga Diminta Siaga!

Berita Pilihan 06 Mei 2026 – JAKARTA, 5 Mei 2026 – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengumumkan prakiraan cuaca ekstrem pada Selasa mendatang, dengan potensi hujan lebat dan petir yang dapat melanda lebih dari dua puluh wilayah di Indonesia. Prakiraan ini disampaikan oleh Prakirawan BMKG, Puji Sibuea, dalam siaran resmi yang dipublikasikan melalui kanal YouTube BMKG. Ia menekankan pentingnya kesiapsiagaan masyarakat serta pemantauan informasi cuaca secara berkala.

Menurut data terbaru, intensitas hujan diproyeksikan bervariasi mulai dari hujan ringan hingga hujan sangat lebat. Daerah yang paling berisiko mengalami hujan lebat hingga sangat lebat meliputi Sumatera Utara, Kepulauan Bangka Belitung, Banten, Jawa Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Tengah, Maluku, Papua, Papua Tengah, dan Papua Pegunungan. Di wilayah-wilayah tersebut, potensi banjir bandang dan tanah longsor menjadi ancaman nyata, mengingat kondisi topografi yang rawan.

Baca juga:

Selain hujan lebat, BMKG juga memprediksi terjadinya hujan disertai petir di sejumlah kota besar. Daftar kota yang perlu waspada terhadap hujan petir meliputi:

  • Tanjung Pinang (Kepulauan Riau)
  • Pangkal Pinang (Bangka Belitung)
  • Palembang (Sumatera Selatan)
  • Tanjung Selor (Kalimantan Utara)
  • Banjarmasin (Kalimantan Selatan)
  • Palu (Sulawesi Tengah)
  • Mamuju (Sulawesi Barat)
  • Kendari (Sulawesi Tenggara)

Kota-kota ini diperkirakan akan mengalami curah hujan tinggi disertai kilat, yang dapat mengganggu aktivitas transportasi, listrik, serta jaringan telekomunikasi. BMKG mengimbau pihak berwenang setempat untuk menyiapkan tim penanggulangan darurat dan melakukan sosialisasi kepada penduduk.

Wilayah lain akan mengalami hujan dengan intensitas ringan. Kota-kota seperti Banda Aceh, Medan, Pekanbaru, Padang, Jambi, Bengkulu, Bandar Lampung, Jakarta, Serang, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Pontianak, Palangkaraya, dan Samarinda diperkirakan hanya akan menerima curah hujan ringan. Di bagian timur Indonesia, Gorontalo, Manado, Ternate, Makassar, Sorong, Manokwari, Nabire, Jayapura, Jayawijaya, dan Merauke juga akan mengalami hujan ringan, cukup untuk meningkatkan kelembaban udara tanpa menimbulkan bahaya signifikan.

Baca juga:

Selain hujan, kondisi awan tebal juga diproyeksikan di Surabaya, sementara Denpasar, Kupang, dan Mataram diprediksi akan berawan hingga berawan tebal. Kondisi ini dapat mempengaruhi suhu udara, menghasilkan penurunan suhu harian yang cukup terasa oleh penduduk.

BMKG menegaskan bahwa dinamika atmosfer yang memicu kondisi ini berasal dari bibit siklon 92W di Samudra Pasifik utara Papua serta sirkulasi siklonik yang terbentuk di perairan barat laut Aceh, Selat Makassar, dan Laut Banda. Kedua fenomena tersebut meningkatkan pertumbuhan awan hujan dan memperluas area pengaruh cuaca ekstrem.

Untuk mengurangi dampak potensial, BMKG mengimbau masyarakat untuk:

Baca juga:
  1. Mengikuti pembaruan cuaca secara rutin melalui situs resmi bmkg.go.id atau media sosial @info.bmkg.
  2. Menghindari aktivitas di luar ruangan pada saat hujan lebat dan petir.
  3. Menyiapkan perlengkapan darurat seperti senter, makanan tahan lama, dan obat-obatan dasar.
  4. Memastikan rumah dan bangunan memiliki sistem drainase yang baik.
  5. Melaporkan kondisi bahaya kepada layanan darurat setempat.

Dengan koordinasi antara pemerintah daerah, lembaga penanggulangan bencana, dan masyarakat, diharapkan potensi kerugian akibat cuaca ekstrem dapat diminimalisir. Pemerintah Provinsi dan Kabupaten di wilayah rawan diingatkan untuk menyiapkan posko bantuan serta jalur evakuasi yang siap beroperasi.

BMKG akan terus memantau perkembangan atmosfer dan memperbaharui prakiraan secara berkala. Warga diharapkan tetap waspada dan mengikuti instruksi resmi demi keselamatan bersama.