Berita Pilihan

Paspor AS Edisi Khusus: Wajah Donald Trump Dijadikan Simbol Patriotisme, Menuai Protes Publik

admin ·
Paspor AS Edisi Khusus: Wajah Donald Trump Dijadikan Simbol Patriotisme, Menuai Protes Publik

Berita Pilihan 02 Mei 2026 – Departemen Luar Negeri Amerika Serikat tengah menyiapkan edisi khusus paspor yang menampilkan potret Donald Trump, sebagai bagian dari peringatan 250 tahun kemerdekaan negara. Desain ini dipilih untuk menghormati masa jabatan presiden ke-45, dengan menampilkan foto resmi dari pelantikan kedua kalinya. Rencana tersebut telah memicu perdebatan sengit di kalangan warga Amerika, menggabungkan isu patriotisme, politik, dan prioritas pemerintah.

Menurut pejabat senior Departemen Luar Negeri yang diwawancarai oleh media internasional, paspor beredar pertama kali akan tersedia di Kantor Paspor Washington bagi pemohon yang datang langsung. Sementara layanan daring maupun kantor paspor lain akan tetap menggunakan desain tradisional tanpa gambar presiden. Kebijakan ini, yang disebut sebagai “Patriot Passport”, dilengkapi dengan simbol elang botak khas Amerika, serta emoji khusus yang menekankan rasa kebanggaan nasional.

Baca juga:

Reaksi Publik dan Kritik

Rencana pencantuman wajah Trump pada paspor menimbulkan reaksi beragam. Di media sosial, banyak warganet yang mengekspresikan keengganan mereka untuk melihat tokoh politik kontroversial pada dokumen perjalanan resmi. Salah satu komentar populer berbunyi, “Saya tidak ingin wajah Trump tertera di paspor saya,” menandakan ketidaksetujuan yang meluas.

  • Beberapa kelompok veteran menilai langkah ini sebagai upaya politisasi simbol negara.
  • Organisasi hak sipil menyoroti bahwa paspor seharusnya menjadi dokumen netral yang tidak memihak pada satu figur politik.
  • Pengamat keamanan menekankan bahwa perubahan desain dapat menimbulkan kebingungan pada prosedur imigrasi internasional.

Selain itu, anggota Kongres dari Partai Demokrat, seperti Mike Levin (California-49), menuduh pemerintah Trump sebelumnya berupaya menambahkan wajahnya ke koin dan uang kertas, menunjukkan pola penggunaan simbol negara untuk kepentingan pribadi.

Latar Belakang Sejarah Paspor Amerika

Paspor Amerika Serikat telah mengalami beberapa perubahan desain sejak pertama kali diterbitkan pada abad ke-18. Selama masa Perang Dunia II, paspor menjadi alat penting dalam memverifikasi identitas warga negara. Pada era modern, desain paspor biasanya menampilkan gambar landmark nasional seperti Patung Liberty dan pemandangan alam. Penambahan wajah seorang presiden menjadi hal yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Baca juga:

Pejabat yang bertanggung jawab atas proyek tersebut menjelaskan bahwa tujuan utama adalah “menumbuhkan rasa kebanggaan dan mengingatkan warga negara akan pencapaian historis”. Namun, para kritikus menilai bahwa prioritas pemerintah seharusnya diarahkan pada isu-isu ekonomi, kesehatan, dan keamanan nasional yang lebih mendesak.

Implikasi Internasional

Komunitas internasional juga memperhatikan perkembangan ini. Beberapa analis kebijakan luar negeri memperkirakan bahwa paspor dengan wajah Trump dapat menimbulkan kebingungan di perbatasan, terutama bagi petugas imigrasi yang belum familiar dengan desain baru. Selain itu, potensi penolakan atau penundaan proses visa oleh negara lain menjadi risiko yang harus dipertimbangkan.

Di sisi lain, pendukung desain tersebut berargumen bahwa menampilkan tokoh penting dalam sejarah nasional dapat meningkatkan rasa identitas nasional di era globalisasi. Mereka mencontohkan contoh negara-negara lain yang mencantumkan gambar pemimpin atau simbol budaya pada paspor mereka.

Baca juga:

Secara keseluruhan, proyek paspor Trump menyoroti ketegangan antara simbolisme politik dan fungsi praktis dokumen resmi. Pemerintah AS kini berada di persimpangan: melanjutkan rencana yang telah disetujui atau menanggapi tekanan publik dengan mempertimbangkan revisi desain. Keputusan akhir akan mempengaruhi tidak hanya citra domestik, tetapi juga persepsi internasional terhadap kebijakan identitas nasional Amerika Serikat.

Dengan berjalannya proses finalisasi desain, warga Amerika dan pengamat politik di seluruh dunia akan terus memantau perkembangan ini, menanti apakah paspor khusus tersebut akan menjadi bagian dari sejarah atau kembali ke desain konvensional yang netral.