Berita Pilihan

Reshuffle Kabinet Prabowo: Enam Pejabat Baru Dilantik, Siapa Saja?

admin ·
Reshuffle Kabinet Prabowo: Enam Pejabat Baru Dilantik, Siapa Saja?

Berita Pilihan 29 April 2026 – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, melaksanakan reshuffle kabinet pada Senin, 27 April 2026, di Istana Negara, Jakarta. Acara pelantikan ini juga dihadiri oleh Wakil Presiden Gibran Rakabuming, menandai langkah strategis kelima Presiden sejak dilantik pada Oktober 2024. Seluruh pejabat yang diangkat mengucapkan sumpah setia kepada UUD 1945 serta berkomitmen menjalankan tugas dengan integritas dan rasa tanggung jawab tinggi.

Berikut rangkaian pejabat yang resmi dilantik dalam reshuffle kabinet kali ini:

Baca juga:
  • Menteri Lingkungan Hidup dan Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup: Jumhur Hidayat, tokoh buruh yang sebelumnya aktif di sektor lingkungan.
  • Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan: Hanif Faisol Nurofiq, yang kini berpindah tugas menjadi wakil menko pangan, mendampingi Menko Pangan Zulkifli Hasan.
  • Penasihat Khusus Presiden Bidang Komunikasi: Hasan Nasbi, mantan Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan, kini kembali ke lingkaran pemerintahan.
  • Kepala Staf Kepresidenan (KSP): Dudung Abdurachman, pensiunan Jenderal yang juga menjabat sebagai penasihat khusus Presiden bidang Pertahanan Nasional.
  • Kepala Badan Komunikasi Pemerintah Republik Indonesia (Bakom): Muhammad Qodari, yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Kantor Staf Kepresidenan dan kini memimpin lembaga komunikasi pemerintah.
  • Kepala Badan Karantina Indonesia (Barantin): Abdul Kadir Karding, politikus PKB yang sebelumnya menjabat sebagai Menteri P2MI sebelum direshuffle pada September 2025.

Pelantikan Jumhur Hidayat sebagai Menteri Lingkungan Hidup menandai perubahan signifikan dalam kebijakan lingkungan pemerintah. Ia menggantikan Hanif Faisol Nurofiq, yang kini diarahkan ke bidang pangan untuk memperkuat koordinasi antara sektor pertanian dan ketahanan pangan nasional. Fokus utama Jumhur diperkirakan akan mengusung agenda penurunan emisi karbon, pengelolaan limbah plastik, serta revitalisasi hutan kota.

Di sisi lain, penunjukan Muhammad Qodari sebagai Kepala Bakom menegaskan kembali pentingnya strategi komunikasi terpadu dalam mengelola informasi publik. Qodari, yang pernah memimpin KSP, diyakini akan mengoptimalkan sinergi antara lembaga pemerintah dan media massa, serta memperkuat citra Indonesia di kancah internasional.

Baca juga:

Dudung Abdurachman, yang kini memimpin KSP, mengumumkan komitmen untuk membuka layanan laporan warga 24 jam, menjadikan KSP sebagai jembatan utama antara masyarakat dan pemerintah. Pernyataan ini menegaskan niat pemerintah untuk meningkatkan transparansi dan responsivitas birokrasi.

Hasan Nasbi, yang kembali dipercaya sebagai penasihat khusus bidang komunikasi, akan mengkoordinasikan strategi narasi pemerintah, terutama dalam menghadapi isu-isu sensitif seperti pandemi, perubahan iklim, dan keamanan siber. Sementara Abdul Kadir Karding, sebagai Kepala Barantin, diharapkan dapat memperkuat prosedur karantina di pelabuhan dan bandara, menanggulangi potensi penyebaran penyakit menular.

Baca juga:

Reshuffle ini juga mencerminkan upaya Presiden Prabowo untuk menyeimbangkan representasi politik, militer, dan profesional dalam struktur pemerintahan. Penempatan mantan pejabat militer seperti Dudung di posisi strategis menunjukkan kepercayaan pada pengalaman pertahanan, sementara penunjukan tokoh sipil seperti Jumhur menegaskan inklusivitas kebijakan sosial.

Secara keseluruhan, reshuffle kabinet ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antar lembaga, mempercepat pelaksanaan program prioritas pemerintah, serta meningkatkan kepercayaan publik terhadap kinerja eksekutif. Waktu akan menunjukkan sejauh mana kebijakan baru ini dapat diimplementasikan secara efektif.