Berita Pilihan

Serangan geng motor dengan Busur Panah di Makassar Picu Kepanikan, Tiga Pelaku Ditangkap

admin ·
Serangan geng motor dengan Busur Panah di Makassar Picu Kepanikan, Tiga Pelaku Ditangkap

Berita Pilihan 29 April 2026 – Insiden kekerasan yang melibatkan geng motor kembali mencuat di Makassar pada akhir pekan 26 April 2026. Saat tim Resmob Polsek Rappocini sedang melakukan patroli rutin di Jalan Letjen Hertasning, sebuah rombongan sekitar tiga puluh sepeda motor muncul secara tiba‑tiba, berboncengan dalam formasi beragam, dan melancarkan serangan ke arah petugas. Yang membuat aksi ini berbeda adalah penggunaan busur panah buatan lokal, yang beberapa anak panahnya bahkan menancap di dinding seng sebuah warung berjarak tiga meter dari titik tembak.

Ipda Suprianto, Kepala Resmob Polsek Rappocini, menjelaskan bahwa patroli dimulai sekitar pukul 03.15 WITA. “Kami menghentikan kendaraan di jembatan Hertasning ketika tiba‑tiba muncul sekitar 30 motor baku, beberapa di antaranya membawa parang dan busur,” ujarnya. Anggota geng langsung menembakkan anak panah ke arah polisi, namun tidak ada yang terluka berkat refleks cepat petugas yang menghindar.

Baca juga:

Setelah aksi menembak, geng motor berusaha melarikan diri. Tim Resmob mengejar dan berhasil menangkap tiga orang pelaku dalam hitungan menit. Semua pelaku masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut, termasuk identifikasi jaringan pemasok senjata buatan tangan.

Jejak Penjualan Busur Panah Illegal

Polisi mengaitkan insiden ini dengan kasus penangkapan dua tersangka yang diketahui memproduksi dan menjual busur panah secara ilegal di Kota Makassar. Pada 24 April 2026, dua pria berinisial AR (35) dan RAM (25) ditangkap. RAM ditemukan membawa 15 batang panah beserta pelontarnya di dalam ransel, sementara AR mengaku memproduksi busur lengkap dengan pelontar dan menjualnya seharga Rp 50.000 per unit. Penggeledahan di rumah AR menguak total 122 busur panah serta satu unit gerinda untuk pembuatannya.

Polisi masih menyelidiki apakah pelaku penyerangan di jalan Hertasning termasuk dalam jaringan ini atau beroperasi secara terpisah. “Kami masih memeriksa handphone dan hubungan sosial para tersangka untuk mengungkap jaringan lebih luas,” kata Kombes Arya Perdana, Kapolrestabes Makassar.

Baca juga:

Reaksi Masyarakat dan Kekhawatiran Publik

Serangan yang menimpa aparat kepolisian menimbulkan keresahan di kalangan warga Makassar. Banyak penduduk melaporkan rasa takut beraktivitas di malam hari, terutama di daerah yang dikenal menjadi jalur lintas geng motor. Beberapa warga bahkan melakukan aksi “main hakim sendiri” terhadap satu pelaku yang berhasil ditangkap di lokasi, mengakibatkan luka-luka ringan sebelum aparat medis menanganinya.

Kelompok masyarakat setempat menuntut peningkatan pengamanan dan penindakan tegas terhadap peredaran senjata buatan tangan. Sementara itu, kepolisian berjanji akan memperkuat patroli serta meningkatkan koordinasi dengan satuan intelijen untuk mencegah aksi serupa.

Geng Motor Internasional: Kasus Hells Angels di Jerman

Di luar Indonesia, fenomena geng motor juga menjadi sorotan internasional. Pada bulan April 2026, kepolisian Jerman melakukan operasi besar‑besar yang menargetkan jaringan Hells Angels di 28 kota sekaligus. Meskipun tidak ada kaitan langsung dengan kasus Makassar, operasi tersebut memperlihatkan tingginya perhatian pemerintah dunia terhadap aktivitas kriminal berbasis kelompok motor.

Baca juga:

Operasi Jerman berhasil menangkap ratusan anggota dan menyita sejumlah barang bukti, termasuk senjata api dan narkotika. Hal ini menegaskan bahwa pemberantasan geng motor merupakan tantangan lintas negara yang memerlukan kerja sama internasional.

Secara keseluruhan, insiden di Makassar menambah daftar panjang aksi kriminal yang melibatkan geng motor di Indonesia. Penggunaan busur panah sebagai senjata menunjukkan evolusi taktik kekerasan, sementara jaringan produksi dan distribusi senjata buatan tangan memperlihatkan celah regulasi yang masih perlu ditutup. Penegakan hukum yang konsisten, dukungan masyarakat, dan kerja sama lintas daerah menjadi kunci untuk menurunkan ancaman dari geng motor di masa depan.