Berita Pilihan

Drama Brighton vs Manchester City: Upset 3-2 Goyang Puncak WSL

admin ·

Berita Pilihan 26 April 2026 – Sabtu malam, 25 April 2026, stadion Falmer Stadium menjadi saksi laga menegangkan dalam persaingan gelar Women’s Super League (WSL). Brighton & Hove Albion W.F.C. berhasil menumbangkan pemimpin klasemen, Manchester City W.F.C., dengan skor tipis 3-2. Kemenangan ini tidak hanya menunda harapan City untuk mengangkat trofi pertama sejak 2016, tetapi juga memperpanjang ketegangan di puncak liga.

Pertandingan dimulai dengan dominasi cepat dari City. Pada menit kelima, forward asal Brasil, Kerolin, memanfaatkan kesalahan pertahanan Brighton dan menembakkan bola ke sudut kiri atas gawang Chiamaka Nnadozie. Gol tersebut memberi City keunggulan awal dan mengindikasikan bahwa mereka akan mengendalikan tempo permainan.

Baca juga:

Namun, Brighton tidak menyerah. Pada akhir babak pertama, tepat di menit ke-45+2, Madison Haley menembus pertahanan City, menerima bola dari Fran Kirby, dan mengeksekusi tembakan keras ke sudut bawah gawang. Gol tersebut menyamakan kedudukan menjelang jeda, menandai awal kebangkitan Brighton dalam laga yang kini disebut Brighton vs Manchester City.

Memasuki babak kedua, Kiko Seike menambah keunggulan bagi Brighton pada menit ke-47. Dengan kecepatan menuruni sisi kanan, ia melepaskan tembakan ke sudut atas gawang yang tak dapat dijangkau Nnadozie. Keunggulan 2-1 menambah tekanan pada City yang harus mengejar gol penyeimbang.

Tak lama kemudian, pada menit ke-65, Madison Haley kembali menjadi pahlawan. Setelah tembakannya pertama kali dipantulkan, ia berhasil menanduk bola kembali ke gawang, memperlebar jarak menjadi 3-1 untuk Brighton. Meskipun Khadija Shaw berhasil memperkecil selisih menjadi 3-2 pada menit ke-86, City tidak mampu menyamakan kedudukan hingga peluit akhir.

Baca juga:

Pelatih Manchester City, Andree Jeglertz, tetap optimis meski mengalami kemunduran. Ia menegaskan bahwa tim masih memiliki dua pertandingan penting, termasuk melawan Liverpool pada 3 Mei, dan bahwa gelar masih berada dalam genggaman jika mereka mampu mengumpulkan dua kemenangan berikutnya. “Kami tidak khawatir, kami fokus pada pertandingan berikutnya,” ujar Jeglertz setelah pertandingan.

Di sisi lain, pelatih Brighton, Hope Powell, memuji mental timnya. “Kami bermain dengan keberanian dan percaya pada kemampuan kami. Kemenangan ini memberi kami kepercayaan diri untuk melanjutkan musim dengan ambisi tinggi,” kata Powell dalam konferensi pers pasca pertandingan.

Berikut rangkuman statistik utama Brighton vs Manchester City:

Baca juga:
  • Skor akhir: Brighton 3 – 2 Manchester City
  • Gol: Kerolin (5′), Madison Haley (45’+2, 65′), Kiko Seike (47′), Khadija Shaw (86′)
  • Kartu kuning: 3 untuk City, 2 untuk Brighton
  • Penguasaan bola: City 55%, Brighton 45%

Dengan hasil ini, Manchester City tetap memimpin klasemen dengan 49 poin setelah 20 pertandingan, sementara Brighton tetap berada di tengah tabel. Chelsea berada di posisi kedua dengan 40 poin dari 19 pertandingan, dan Arsenal menempati tempat ketiga dengan 38 poin meski hanya memainkan 17 pertandingan.

Kemenangan Brighton menambah ketidakpastian dalam perebutan gelar WSL musim ini. Jika City gagal meraih kemenangan dalam dua laga terakhir, Chelsea berpotensi menyusul, sementara Arsenal tetap menjadi ancaman potensial. Pertarungan yang masih terbuka ini menjanjikan akhir musim yang dramatis bagi para penggemar sepak bola wanita di Inggris.

Dengan semangat juang yang tinggi, Brighton & Hove Albion W.F.C. menunjukkan bahwa kejutan masih mungkin terjadi di WSL. Sementara itu, Manchester City harus bangkit kembali, mengingat bahwa setiap poin sangat berharga dalam perlombaan menuju gelar juara.