Jaafar Jackson Guncang Layar Lebar: Nephew Michael Jackson Berjaya dalam Biopik ‘Michael’
Berita Pilihan 26 April 2026 – Jaafar Jackson, keponakan sang Raja Pop Michael Jackson, kembali menjadi perbincangan publik setelah menampilkan peran utama dalam biopik berjudul Michael. Film yang disutradarai oleh Antoine Fuqua ini dirilis secara resmi pada 24 April 2026 di Amerika Serikat dan langsung menjadi sorotan media internasional karena menampilkan anggota keluarga Jackson yang secara langsung mewarisi talenta sang legenda.
Berusia 29 tahun, Jaafar merupakan anak dari Jermaine Jackson, salah satu anggota The Jackson 5 yang terkenal. Sejak usia dua belas tahun, ia telah menekuni dunia musik dengan membawakan cover lagu-lagu klasik seperti Marvin Gaye dan Sam Cooke. Pada 2019, ia merilis single debut berjudul “Got Me Singing” yang menandai langkah awal karier musiknya. Namun, peran sebagai Michael Jackson dalam Michael menjadi debut aktingnya yang paling menantang.
Penampilan Jaafar dalam film ini mendapat pujian karena kemiripan fisik dan kemampuan meniru gerakan ikonik sang paman. Penggemar media sosial tak ragu menandai foto-foto teaser dengan komentar seperti, “Itu benar‑benar Michael,” dan memuji bahwa bakat menyanyi serta menari tampaknya mengalir dalam darah keluarga. Kesamaan wajah, postur, serta gaya vokal menjadi poin utama yang membuat penonton percaya bahwa Jaafar mampu menghidupkan kembali semangat sang Raja Pop.
Film Michael diproduksi oleh Lionsgate dengan dukungan penuh dari estate Michael Jackson. Semua saudara Michael, kecuali Janet Jackson yang tidak terlibat karena perselisihan lama, tercatat sebagai eksekutif produser. Kehadiran Jaafar dalam peran utama menambah keaslian proyek ini, karena ia tidak hanya mewakili generasi baru, melainkan juga menjaga warisan keluarga tetap hidup di layar lebar.
Berikut ini rangkuman singkat tentang latar belakang keluarga Jaafar yang mendukung kariernya:
- Ayah: Jermaine Jackson – anggota The Jackson 5.
- Ibu: Alejandra Genevieve Oaziaza (menikah 1995‑2003).
- Saudara: Sisi lain keluarga meliputi Janet, La Toya, Rebbie, dan Joh’Vonnie Jackson (bibi) serta Tito, Marlon, Jackie, dan Randy Jackson (paman).
- Pengaruh musik: Sejak kecil, Jaafar dibesarkan dalam lingkungan yang sarat dengan musik dan tarian, sehingga bakat alami muncul seiring waktu.
Selain menonjolkan kemiripan penampilan, Michael juga menampilkan soundtrack yang menggabungkan lagu-lagu klasik Michael dengan aransemen baru. Beberapa adegan menampilkan Jaafar menyanyikan lagu-lagu terkenal seperti “Billie Jean” dan “Man in the Mirror”. Meski ada pertanyaan tentang sejauh mana vokal Jaafar benar‑benar meniru suaranya, sebagian kritikus menilai bahwa kehadirannya memberikan sentuhan emosional yang otentik.
Reaksi kritis terhadap film ini beragam. Sebagian media menganggap Michael sebagai proyek yang terlalu komersial, menyebutnya sebagai “infomercial berbalut biopik”. Namun, penonton umum tampak antusias, terutama generasi milenial yang menggemari nostalgia musik 80‑an. Box office domestik menunjukkan penjualan tiket yang kuat pada pekan pertama, menandakan keberhasilan komersial yang signifikan.
Di luar layar, Jaafar juga aktif di media sosial, berbagi cuplikan latihan tarian dan sesi vokal yang menampilkan proses persiapan peran. Hal ini menambah kedekatan dengan penggemar dan memperkuat citra bahwa ia bukan sekadar aktor, melainkan seorang performer yang menghidupkan warisan musik keluarganya.
Keberhasilan Jaafar dalam memerankan Michael Jackson menandai babak baru bagi generasi muda keluarga Jackson. Jika film ini berhasil menembus batas komersial, peluang bagi Jaafar untuk mengejar lebih banyak peran film atau bahkan proyek musik solo menjadi semakin terbuka. Bagi para penggemar, penampilan ini memberikan rasa puas karena melihat wajah baru yang mampu menghormati dan melanjutkan legasi sang Raja Pop.
Dengan dukungan kuat dari estate, keluarga, serta industri hiburan, Jaafar Jackson kini berada pada posisi strategis untuk menjadi figur sentral dalam melestarikan cerita Michael Jackson kepada generasi selanjutnya. Waktu akan menentukan sejauh mana ia dapat menggabungkan bakat bernyanyi, menari, dan berakting menjadi satu paket yang memukau.