Drama 119 menit: Deniz Undav Bawa Stuttgart ke Final DFB-Pokal, Tantang Bayern
Berita Pilihan 25 April 2026 – VfB Stuttgart menorehkan kemenangan dramatis melawan SC Freiburg pada semifinal DFB-Pokal, mengantarkan mereka ke final melawan raksasa Bayern Munich. Sorotan utama pertandingan datang dari aksi penyerang asal Jerman- Turki, Deniz Undav, yang berhasil menyamakan kedudukan pada menit ke-71 setelah serangan balik panjang yang diprakarsai oleh Bilal El Khannouss.
Setelah menelan keunggulan awal Freiburg lewat gol Maximilian Eggestein, Stuttgart sempat mengalami tekanan intensif. Pelatih Sebastian Hoeneß mengadopsi taktik serangan penuh, menurunkan lima penyerang sekaligus, namun peluang nyata baru muncul di paruh kedua. Undav, yang sebelumnya mengalami kesulitan dalam konversi, memanfaatkan ruang di kotak penalti dan menempatkan bola ke sudut bawah gawang, memaksa kiper Alexander Nuebel menebak arah.
Usaha Stuttgart tidak berhenti di situ. Pengganti Tiago Tomas masuk pada menit ke-85 dan memberikan energi baru. Pada menit ke-119, Tomas mengeksekusi back‑heel cerdas ke sudut kiri, menuntaskan kemenangan 2‑1 setelah perpanjangan waktu. Undav, yang menilai gol tersebut sebagai “world class”, mengakui kontribusi Tomas dalam menciptakan peluang krusial.
Penampilan Undav di semifinal menjadi bagian penting dalam perjuangannya menutup musim dengan catatan mengesankan. Dengan 24 gol di semua kompetisi, ia menempati posisi kedua dalam daftar pencetak gol sepanjang masa VfB Stuttgart, hanya di belakang legenda Mario Gomez. Statistik Opta menunjukkan bahwa Undav membutuhkan empat kontribusi gol lagi untuk menyamai rekor terbaik Gomez (35 gol, 6 assist) pada musim 2008/09.
Berikut perbandingan singkat antara Undav dan Gomez:
| Pemain | Pertandingan | Gol | Assist | Poin (Total) |
|---|---|---|---|---|
| Mario Gomez (2008/09) | 44 | 35 | 6 | 41 |
| Deniz Undav (2025/26) | 41 | 24 | 13 | 37 |
Selain target klub, Undav juga menaruh harapan pada panggilan ke Tim Nasional Jerman untuk Piala Dunia 2026. Meskipun performa Matthias Ginter dan pemain lain tetap menjadi sorotan pelatih Julian Nagelsmann, Undav mengungkapkan keputusasaan karena belum mendapat perhatian dari skuad nasional. Ia berharap aksi impresif di DFB-Pokal dan Bundesliga dapat memperkuat argumennya di depan asrama pelatih.
Namun, perjalanan Undav tidak tanpa hambatan. Dalam pertandingan melawan Bayern Munich sebelumnya, ia menerima kartu kuning kelima dan gagal mengeksekusi penalti melawan Hamburger SV. Beberapa kali ia juga menabrak tiang gawang, termasuk pada babak tambahan semifinal melawan Freiburg.
Situasi kontrak Undav kini menjadi sorotan. Dengan catatan gol yang terus naik, ia menuntut perjanjian dengan gaji rekor klub. Manajemen Stuttgart diyakini sedang mempertimbangkan tawaran tersebut, mengingat peran krusialnya dalam mengamankan tiket final.
Final DFB-Pokal akan digelar di Berlin pada 23 Mei, mempertemukan Stuttgart melawan Bayern Munich. Kedua tim diprediksi akan mengadopsi taktik berbeda; Bayern dengan dominasi penguasaan bola, sementara Stuttgart mengandalkan serangan cepat dan ketajaman Undav di depan gawang. Jika Undav berhasil menambah golnya, ia tidak hanya mendekati rekor klub, tetapi juga menegaskan diri sebagai salah satu penyerang paling produktif di Jerman saat ini.
Dengan semua faktor di atas, kisah Deniz Undav menjadi contoh perjuangan seorang pemain yang menggabungkan ambisi pribadi, kontribusi tim, dan keinginan untuk mengukir sejarah. Penampilan di semifinal serta potensi di final akan menjadi titik tolak penting dalam mengevaluasi masa depannya, baik di level klub maupun internasional.