Berita Pilihan

Pengumuman UM UGM CBT 2026: 4.480 Mahasiswa Baru Lolos, Strategi Finansial Lansia, dan Tantangan Persaingan Ketat

admin ·
Pengumuman UM UGM CBT 2026: 4.480 Mahasiswa Baru Lolos, Strategi Finansial Lansia, dan Tantangan Persaingan Ketat

Berita Pilihan 14 Juni 2026 – Jumat, 12 Juni 2026, Universitas Gadjah Mada (UGM) resmi mengumumkan hasil seleksi jalur mandiri UM UGM CBT 2026. Dari total 44.972 peserta yang mengikuti tes di Yogyakarta dan Jakarta, sebanyak 4.480 calon mahasiswa berhasil lolos dan akan mengisi tempat kuliah pada tahun akademik 2026/2027.

Proses seleksi yang berbasis Computer Based Test (CBT) ini menegaskan kembali posisi UGM sebagai salah satu perguruan tinggi paling diminati di Indonesia. Wakil Rektor Bidang Pendidikan dan Pengajaran, Prof. Dr. Wening Udasmoro, menegaskan pentingnya menjaga keseimbangan antara kuota penerimaan dan kapasitas fasilitas kampus agar standar pembelajaran tetap terjaga.

Baca juga:

Statistik Persaingan Program Studi

Seluruh 93 program studi sarjana dan sarjana terapan yang dibuka melalui UM UGM CBT 2026 menunjukkan tingkat persaingan yang tinggi. Berikut rangkuman rasio persaingan pada lima program studi teratas:

Program Studi Rasio Persaingan
Kedokteran 1:96
Kedokteran Gigi 1:85
Teknik Industri 1:78
Manajemen 1:70
Manajemen Kebijakan Publik 1:68

Selain rasio kompetitif, lima fakultas dengan jumlah peminat terbesar meliputi Kedokteran, Kedokteran Gigi, Hukum, Psikologi, dan Manajemen. Dominasi bidang kesehatan, sosial‑humaniora, serta bisnis mencerminkan tren pilihan karier generasi muda saat ini.

Langkah Selanjutnya Bagi Calon Mahasiswa

Setelah dinyatakan lolos, para peserta harus menempuh tahap registrasi dan verifikasi melalui portal resmi admissions.ugm.ac.id/pengumuman. Proses ini mencakup pengisian data pribadi, pembayaran Uang Kuliah Tunggal (UKT) per semester, serta pengumpulan dokumen pendukung. Universitas menekankan pentingnya mematuhi jadwal yang telah ditetapkan agar proses administrasi tidak mengalami penundaan.

Baca juga:

Ekonomi Lansia: Pandangan dari Ekonom UGM

Di samping pengumuman akademik, UGM juga menjadi sorotan karena kontribusi ekonomnya, Dr. Eddy Junarsin, Ph.D., CFP, yang mengungkapkan strategi finansial bagi lansia agar tidak terjerumus ke dalam kemiskinan di usia senja. Data BPS menunjukkan 41,75 % lansia Indonesia berada dalam kuartil pengeluaran terendah, sementara hanya 5 % yang memiliki dana pensiun mandiri.

Dr. Junarsin menyoroti bahwa pemotongan gaji untuk jaminan hari tua saat ini hanya 1 % dari gaji kotor, ditambah kontribusi perusahaan sebesar 2 %. Ia mengusulkan peningkatan kontribusi menjadi 5‑6 % dari pekerja dan 8‑9 % dari perusahaan, sehingga total alokasi mencapai 14‑15 % dari gaji kotor. Meskipun angka tersebut belum menjamin keamanan finansial total, ia menilai langkah tersebut jauh lebih baik dibandingkan sistem yang ada.

Rekomendasi ini relevan dengan kebijakan universitas yang mendukung kesejahteraan mahasiswa dan alumni, termasuk program beasiswa dan pelatihan keuangan. Dengan menyiapkan generasi muda untuk mengelola keuangan pribadi secara bijak, UGM berupaya mengurangi beban ekonomi yang akan dihadapi oleh para pensiunan di masa depan.

Baca juga:

Kesimpulan

Pengumuman UM UGM CBT 2026 menandai keberhasilan ribuan calon mahasiswa dalam menembus seleksi ketat, sekaligus menegaskan posisi UGM sebagai institusi pendidikan tinggi terdepan. Di sisi lain, kontribusi Dr. Eddy Junarsin menambah dimensi penting mengenai perlunya reformasi sistem pensiun nasional. Kedua agenda ini menunjukkan komitmen UGM tidak hanya pada bidang akademik, tetapi juga pada kesejahteraan ekonomi masyarakat Indonesia.