Kunto Arief Wibowo Pimpin Operasi Pertahanan di Tengah Upacara Pemakaman Ryamizard di TMP Kalibata
Berita Pilihan 01 Juni 2026 – Jakarta – Pada Senin, 1 Juni 2026, Taman Makam Pahlawan Nasional Utama (TMP) Kalibata menjadi saksi upacara pemakaman militer bagi mantan Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu. Di tengah suasana khidmat, Letjen TNI Kunto Arief Wibowo, Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan I (Pangkogabwilhan I), menonjol sebagai figur kunci yang menegaskan kesiapan pertahanan Indonesia.
Kehadiran Kunto Arief Wibowo tidak sekadar formalitas. Sebagai pemimpin tertinggi satuan gabungan yang mencakup wilayah strategis Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara, ia bertanggung jawab mengkoordinasikan operasi TNI dalam menghadapi ancaman lintas domain. Upacara tersebut menegaskan peran pentingnya, mengingat TNI tengah memperkuat kesiapan di era digital dan geopolitik yang semakin kompleks.
Dalam prosesi, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin memimpin Apel Persada, mempersembahkan jasa‑jasa almarhum kepada Ibu Pertiwi. Setelah itu, Kunto Arief Wibowo melanjutkan dengan menyampaikan penghormatan militer, menyoroti dedikasi Ryamizard dalam memperkuat pertahanan nasional selama masa kepemimpinannya sebagai Menhan (2014‑2019) dan sebelumnya sebagai Kepala Staf Angkatan Darat (2002‑2005).
Berikut rangkaian peran strategis yang pernah dijalani Kunto Arief Wibowo, yang kini menjadi landasan kebijakan pertahanan di wilayahnya:
| Jabatan | Periode | Fokus Utama |
|---|---|---|
| Kepala Staf Komando Gabungan (Pangkogabwilhan I) | 2023‑sekarang | Koordinasi operasi gabungan TNI di wilayah Jawa‑Bali‑NTT |
| Komandan Divisi Infanteri 1 Kostrad | 2018‑2022 | Penguatan kemampuan tempur dan latihan bersama ASEAN |
| Perwira Operasi Khusus (Kopassus) | 2015‑2018 | Operasi kontra‑terorisme di Papua dan Sulawesi |
Keberadaan Kunto Arief Wibowo di TMP Kalibata tidak lepas dari konteks politik‑militer yang lebih luas. Ia berdiri di antara tokoh‑tokoh tinggi lainnya, seperti Panglima TNI Agus Subiyanto, Kapolri Listyo Sigit Prabowo, serta Menteri Koordinator Politik dan Keamanan Luhut Binsar Pandjaitan. Kehadiran mereka menandai sinergi antar lembaga dalam menanggapi dinamika keamanan regional, termasuk tantangan maritim di Selat Sunda dan ancaman siber.
Pengalaman Kunto Arief Wibowo di bidang operasi khusus memberikan perspektif unik dalam penyusunan kebijakan pertahanan. Selama menjabat di Kopassus, ia terlibat dalam operasi melawan Gerakan Aceh Merdeka (GAM) serta operasi penanggulangan terorisme di wilayah timur Indonesia. Pengalaman lapangan tersebut kini diterjemahkan menjadi kebijakan integrasi intelijen, logistik, dan teknologi informasi dalam kerangka Pangkogabwilhan.
Selain tugas operasional, Kunto Arief Wibowo juga aktif dalam memperkuat hubungan internasional TNI. Pada tahun 2024, ia memimpin delegasi militer dalam latihan gabungan “Garuda Shield” bersama pasukan Australia dan Jepang, menegaskan komitmen Indonesia terhadap keamanan maritim Asia‑Pasifik. Latihan tersebut menekankan interoperabilitas, pertukaran intelijen, dan penggunaan sistem pertahanan berbasis jaringan.
Upacara pemakaman Ryamizard Ryacudu sekaligus menjadi momentum bagi Kunto Arief Wibowo untuk menegaskan visi pertahanan yang adaptif. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya modernisasi alutsista, peningkatan kapasitas siber, dan penguatan kesiapan pasukan di daerah rawan konflik. Ia menambahkan, “Kita harus siap menghadapi ancaman konvensional maupun non‑konvensional, dengan mengedepankan profesionalisme dan kolaborasi lintas lembaga.”
Penutup, kehadiran Kunto Arief Wibowo dalam upacara ini menegaskan peran sentralnya dalam menjaga kedaulatan Indonesia. Dari pengalaman lapangan hingga diplomasi militer, ia menjadi figur yang menghubungkan tradisi militer dengan tantangan masa depan, sekaligus menghormati warisan Ryamizard Ryacudu yang telah mengabdikan hidupnya untuk negara.