Persija vs Persik: Kebangkitan 3-1 Persija Jakarta di Brawijaya, Strategi Mauricio Souza Berbuah Manis
Berita Pilihan 18 Mei 2026 – Persija Jakarta kembali menunjukkan kelasnya pada pekan ke-33 Liga Super 2025/2026 setelah menumpas tuan rumah Persik Kediri dengan skor meyakinkan 3-1 di Stadion Brawijaya, Kediri, Jumat 16 Mei 2026. Pertandingan yang berlangsung dalam atmosfer penuh tekanan ini menjadi bukti nyata kedalaman skuad Macan Kemayoran serta kecerdikan taktik pelatih asal Brasil, Mauricio Souza.
Awal laga Persik Kediri menguasai tempo dan berhasil membuka keunggulan pada menit ke-24 lewat sundulan tajam Jose Enrique Rodriguez yang tidak dapat diantisipasi oleh lini belakang Persija. Namun, respons cepat datang dua menit kemudian ketika Jordi Amat mengirimkan umpan lambung yang diselesaikan Rayhan Hannan dengan sundulan tepat, menyamakan kedudukan menjadi 1-1.
Masuk babak kedua, Mauricio Souza melakukan perubahan signifikan dengan menurunkan tiga pemain pengganti: Gustavo Almeida, Van Basty Sousa, dan Witan Sulaeman. Keputusan ini terbukti menjadi titik balik utama. Pada menit ke-64, Van Basty Sousa mengirimkan umpan panjang yang diantisipasi Gustavo Almeida, yang menanduk bola ke gawang, memberi Persija keunggulan 2-1. Tak lama setelah itu, pada menit ke-66, Gustavo kembali mencetak gol kedua setelah menerima umpan datar dari Witan Sulaeman, menegaskan dominasi Macan Kemayoran dengan skor akhir 3-1.
- 24′ – Gol Persik: Jose Enrique Rodriguez (sundulan)
- 26′ – Gol Persija: Rayhan Hannan (sundulan dari Jordi Amat)
- 64′ – Gol Persija: Gustavo Almeida (sundulan dari Van Basty Sousa)
- 66′ – Gol Persija: Gustavo Almeida (penyelesaian dari Witan Sulaeman)
Pelatih Mauricio Souza tidak menyembunyikan kepuasannya. Dalam konferensi pers pasca laga, ia menilai bahwa “pemain pengganti membuat perbedaan besar bagi tim kami” dan menekankan pentingnya kedalaman skuad dalam menghadapi kompetisi yang ketat. Ia juga memberikan apresiasi kepada Persik Kediri, mengakui bahwa “tim mereka bermain dengan ide yang sangat jelas dan sempat mendominasi pada beberapa momen”.
Keberhasilan ini memberikan dorongan moral yang signifikan bagi Persija, mengingat kekalahan tipis 1-2 dari Persib Bandung pada pekan sebelumnya. Dengan tiga poin tambahan, Macan Kemayoran kini mengumpulkan 68 poin, menempati posisi ketiga klasemen dan tetap berada dalam perburuan gelar juara. Kedepannya, Persija akan menutup musim melawan Semen Padang di kandang, dengan target mempertahankan posisi terbaik.
Selain penampilan tim utama, keberhasilan Persija juga tercermin pada tim usia muda. Pada 17 Mei 2026, Persija U20 berhasil meraih gelar EPA Super League setelah mengalahkan Malut United U20 1-0. Kemenangan ini menambah kebanggaan klub dan menunjukkan bahwa program pengembangan pemain muda berjalan optimal.
Kesimpulannya, pertandingan Persija vs Persik menegaskan bahwa strategi Mauricio Souza, dikombinasikan dengan kontribusi pemain pengganti, mampu mengubah alur pertandingan secara dramatis. Persija tidak hanya memperbaiki catatan poinnya, tetapi juga menegaskan mentalitas pemenang yang diperlukan untuk menantang rival-rival kuat di sisa musim.