Berita Pilihan

Uni Emirat Arab Bantah Tuduhan Iran dan Percepat Pembangunan Jalur Pipa

admin ·
Uni Emirat Arab Bantah Tuduhan Iran dan Percepat Pembangunan Jalur Pipa

Berita Pilihan 16 Mei 2026 – Uni Emirat Arab (UEA) membantah keras tuduhan Iran yang menyebut Abu Dhabi terlibat dalam agresi militer Amerika Serikat (AS) dan Israel terhadap Teheran. Bantahan itu disampaikan diplomat senior di Kementerian Luar Negeri UEA, Khalifa bin Shaheen Al Marar, saat menghadiri pertemuan tingkat menteri luar negeri negara-negara anggota BRICS di New Delhi, India.

UEA juga mempercepat pembangunan jalur pipa yang melintasi Selat Hormuz. Proyek ini diharapkan dapat dioperasikan pada 2027 dan akan meningkatkan kapasitas ekspor minyak UEA.

Baca juga:

Menurut Al Marar, UEA berhak sepenuhnya atas kedaulatan, hukum, diplomatik, dan militernya untuk menanggapi setiap ancaman, tuduhan, atau tindakan permusuhan. Ia menegaskan bahwa UEA tidak mencari perlindungan dari siapa pun dan mampu mencegah agresi.

Pertemuan BRICS di New Delhi, India, membahas konflik Iran dan UEA. Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menuduh UEA terlibat langsung dalam operasi militer AS-Israel terhadap Iran. Namun, UEA membantah tuduhan itu dan menegaskan bahwa negara itu menjadi sasaran serangan berulang dari Iran.

UEA mempercepat pembangunan jalur pipa lintasi Selat Hormuz untuk meningkatkan kapasitas ekspor minyak. Proyek ini diharapkan dapat meningkatkan kemampuan UEA dalam menghadapi ancaman dan meningkatkan kedaulatan negara.

Baca juga:

Konflik antara UEA dan Iran semakin memanas setelah tuduhan Iran terhadap UEA. Namun, UEA tetap membantah tuduhan itu dan menegaskan kedaulatan negara. Pembangunan jalur pipa lintasi Selat Hormuz diharapkan dapat meningkatkan kemampuan UEA dalam menghadapi ancaman dan meningkatkan kedaulatan negara.

Dalam pertemuan BRICS, India memimpin kelompok tersebut pada tahun ini. Araghchi pada hari pertama pertemuan menyerukan negara-negara anggota untuk bersatu dalam mengecam AS dan Israel. Ia juga mendesak UEA untuk mempertimbangkan kembali kebijakannya terhadap Iran.

India mengeluarkan pernyataan setelah pertemuan tersebut. Pernyataan itu menyebutkan adanya perbedaan pandangan di antara beberapa negara anggota mengenai situasi di Asia Barat dan Timur Tengah.

Baca juga:

Kesimpulan: Konflik antara UEA dan Iran semakin memanas setelah tuduhan Iran terhadap UEA. Namun, UEA tetap membantah tuduhan itu dan menegaskan kedaulatan negara. Pembangunan jalur pipa lintasi Selat Hormuz diharapkan dapat meningkatkan kemampuan UEA dalam menghadapi ancaman dan meningkatkan kedaulatan negara.