Berita Pilihan

IHSG Anjlok 1,33% Setelah Rilis MSCI, Saham CUAN, ANTM, dan BUMI Ramai Dijual

admin ·
IHSG Anjlok 1,33% Setelah Rilis MSCI, Saham CUAN, ANTM, dan BUMI Ramai Dijual

Berita Pilihan 13 Mei 2026 – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka anjlok pada perdagangan Rabu (13/5) pagi. Pada pukul 09.00 WIB, IHSG turun 1,33% atau 91,03 poin ke level 6.767,87. Penurunan ini terjadi setelah Morgan Stanley Capital International (MSCI) mengumumkan hasil evaluasi indeks untuk periode Mei 2026.

MSCI mengeluarkan 18 saham Indonesia dari indeks global, termasuk PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN), PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN), PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA), PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA), PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN), dan PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT). Sementara itu, PT Aneka Tambang Tbk (ANTM), PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI), PT Bank Aladin Syariah Tbk (BANK), PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE), PT Dharma Satya Nusantara Tbk (DSNG), PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk (SIDO), PT Midi Utama Indonesia Tbk (MIDI), PT Mitra Keluarga Karyasehat Tbk (MIKA), PT MNC Digital Entertainment Tbk (MSIN), PT Pabrik Kertas Tjiwi Kimia Tbk (TKIM), PT Pacific Strategic Financial Tbk (APIC), PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk (SSMS), dan PT Triputra Agro Persada Tbk (TAPG) juga dikeluarkan dari indeks MSCI.

Baca juga:

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyatakan bahwa keluarnya saham-saham Indonesia dari indeks MSCI merupakan konsekuensi jangka pendek dari reformasi integritas dan transparansi pasar modal Indonesia. OJK telah menjalankan sejumlah kebijakan reformasi, termasuk meningkatkan batas minimum free float saham menjadi 15% dari sebelumnya 7,5%.

Reformasi tersebut bertujuan untuk meningkatkan transparansi struktur kepemilikan saham di pasar modal Indonesia dan menjawab perhatian investor global dan lembaga penyedia indeks seperti MSCI. OJK meyakini bahwa reformasi tersebut akan menghasilkan pasar modal yang lebih kredibel, transparan, dan layak investasi dalam jangka panjang.

Baca juga:

Sementara itu, beberapa saham yang dikeluarkan dari indeks MSCI menjadi top losers di Bursa Efek Indonesia (BEI). TPIA tertekan 13,27% ke level 4.380, CUAN tertekan 11,11% ke level 840, MORA tertekan 10,78% ke level 6.825, dan DSSA tertekan 10,73% ke level 1.040.

Dalam pengumuman MSCI, tidak terdapat penambahan saham baru pada MSCI Global Standard Index. Perubahan tersebut akan berlaku efektif setelah penutupan perdagangan pada 29 Mei 2026 dan mulai diterapkan pada 1 Juni 2026.

Baca juga:

Kesimpulan, IHSG anjlok 1,33% setelah rilis MSCI, dengan saham CUAN, ANTM, dan BUMI ramai dijual. OJK menyatakan bahwa keluarnya saham-saham Indonesia dari indeks MSCI merupakan konsekuensi jangka pendek dari reformasi integritas dan transparansi pasar modal Indonesia.