Berita Pilihan

Purbaya copot dirjen, Sudarto dan Ferry Ardianto Ditunjuk Plh di Kemenkeu

admin ·
Purbaya copot dirjen, Sudarto dan Ferry Ardianto Ditunjuk Plh di Kemenkeu

Berita Pilihan 25 April 2026 – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa melakukan langkah signifikan dengan mencopot dua direktur jenderal (dirjen) di Kementerian Keuangan. Keputusan ini diambil setelah munculnya isu internal yang menimbulkan keraguan tentang kredibilitas Kemenkeu. Purbaya copot dirjen Luky Alfirman yang memimpin Dirjen Anggaran serta Febrio Nathan Kacaribu yang memimpin Dirjen Strategi Ekonomi dan Fiskal, lalu menugaskan pejabat sementara untuk mengisi kekosongan tersebut.

Penunjukan sementara dilakukan pada Selasa, 21 April 2026. Sudarto, yang sebelumnya menjabat sebagai Staf Ahli Bidang Pengeluaran Negara, diangkat menjadi Pelaksana Harian (Plh) Dirjen Anggaran. Sementara itu, Ferry Ardianto, Direktur Strategi Kesejahteraan dan Pemerataan Ekonomi, ditetapkan sebagai Plh Dirjen Strategi Ekonomi dan Fiskal. Kedua pejabat ini langsung aktif melaksanakan tugasnya, sebagaimana dikonfirmasi Purbaya saat ditemui di Jakarta pada Rabu, 22 April 2026.

Baca juga:

Selain dua posisi strategis itu, Kemenkeu masih memiliki satu jabatan eselon I yang kosong, yakni Dirjen Stabilitas dan Pengembangan Sektor Keuangan yang sebelumnya dijabat Masyita Crystallin. Purbaya menjelaskan bahwa proses seleksi untuk mengisi ketiga posisi tersebut tengah berlangsung dan kandidat yang terpilih akan diajukan kepada Presiden Prabowo Subianto untuk persetujuan akhir, diperkirakan pada awal atau pertengahan Mei 2026.

Pencopotan Luky dan Febrio tidak lepas dari latar belakang isu misinformasi internal. Purbaya mengungkap bahwa terdapat rumor mengenai kekurangan kas negara sebesar Rp 120 triliun, yang ternyata hanyalah dana Saldo Anggaran Lebih (SAL) yang diparkir di Bank Indonesia. SAL tersebut merupakan bagian dari total kas negara Rp 420 triliun, dengan sisa Rp 300 triliun berada di perbankan dan dapat ditarik kembali kapan saja. Menurut Purbaya, misinformasi semacam ini dapat merusak kredibilitas pemerintah, sehingga langkah pencopotan dirjen menjadi bagian dari upaya membersihkan internal Kemenkeu.

Baca juga:

Dalam rangka menegaskan stabilitas fiskal, Purbaya menegaskan bahwa Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) masih berada dalam kondisi baik dan cukup untuk mendukung program-program pemerintah. Ia menolak spekulasi bahwa kebijakan fiskal akan terhambat, menambahkan bahwa dana SAL belum digunakan dan masih dapat dialokasikan untuk dorongan ekonomi bila diperlukan.

Penunjukan Sudarto dan Ferry Ardianto sebagai Plh dirjen diharapkan dapat membawa kesinambungan kebijakan anggaran serta strategi ekonomi yang telah direncanakan. Kedua pejabat tersebut memiliki latar belakang yang kuat; Sudarto dikenal sebagai ahli dalam pengelolaan pengeluaran negara, sementara Ferry Ardianto memiliki pengalaman akademis internasional, termasuk gelar Master di Jepang dan Ph.D. di Colorado. Purbaya menilai mereka “orang-orang kuat di Departemen Keuangan” yang saatnya diangkat ke posisi strategis.

Baca juga:

Ke depan, Kemenkeu akan menyelesaikan proses rekrutmen untuk mengisi posisi Dirjen Stabilitas dan Pengembangan Sektor Keuangan serta mengevaluasi penempatan kembali Luky Alfirman dan Febrio Nathan Kacaribu. Purbaya menegaskan bahwa penempatan kembali akan disesuaikan dengan kompetensi masing-masing, sehingga mereka tetap dapat memberikan kontribusi bagi pemerintah dalam peran lain yang lebih tepat.