Bandara Soekarno-Hatta Siap Siaga Menghadapi Hantavirus
Berita Pilihan 13 Mei 2026 – Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) telah memperketat pengawasan terhadap pelaku perjalanan udara internasional untuk mencegah penyebaran Hantavirus. Hal ini dilakukan sebagai respons terhadap laporan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) tentang kematian tiga penumpang kapal pesiar akibat infeksi Hantavirus.
Kepala Balai Besar Kekarantinaan Kesehatan (BBKK) Bandara Soetta, Naning Nugrahini, menyatakan bahwa pengetatan ini merupakan langkah antisipasi untuk mencegah masuknya virus Hanta ke Indonesia. Penumpang yang datang dari empat negara di Benua Amerika, yaitu Amerika Serikat, Argentina, Uruguay, dan Panama, akan diawasi lebih ketat.
BBKK Soetta telah menyiapkan sistem deteksi dini berlapis untuk menyaring risiko penularan di area kedalaman bandara. Penumpang wajib mengisi deklarasi kesehatan melalui aplikasi SATUSEHAT, dan setiap penumpang yang tiba di Bandara Soetta akan melewati pemindaian suhu tubuh dan observasi visual oleh petugas medis.
Bandara Soetta juga telah menyiagakan jalur evakuasi khusus yang terpisah dari alur penumpang umum. Fasilitas pendukung jalur evakuasi khusus meliputi unit kendaraan yang didesain khusus untuk merujuk pasien dengan penyakit menular agar tidak terjadi kontaminasi selama perjalanan ke rumah sakit rujukan.
Di samping itu, Bandara Soetta juga terus meningkatkan kemampuan dan kapasitasnya untuk mendukung pertumbuhan trafik penumpang. Pada tahun 2024, 37 bandara InJourney Airports telah melayani 155,9 juta penumpang pesawat.
Dalam hal transportasi, masyarakat Jakarta dan Tangerang bisa ke Bandara Internasional Soekarno-Hatta menggunakan TransJakarta dengan ongkos Rp 3.500 sekali jalan. Tarif bus menuju bandara ini jauh lebih murah dibandingkan dengan transportasi lainnya, seperti taksi dan kereta api.
Penumpang wajib menyiapkan uang elektronik (e-money) atau QRIS untuk membayar ongkos TransJakarta. Layanan bus TransJakarta rute SH1 Kalideres-Perkantoran Soekarno Hatta telah diuji coba sejak tahun 2023 dan beroperasi normal mulai tahun 2024.
Rute bus TransJakarta SH1 ini menghubungkan sejumlah titik di Jakarta Barat dan area Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Keberangkatan awal bus ini tersedia dari Halte Kalideres 1 pukul 05.00 WIB, sedangkan keberangkatan terakhir dari titik yang sama tersedia pukul 22.00 WIB.
TransJakarta SH1 Kalideres-Perkantoran Soekarno Hatta memiliki total 45 pemberhentian untuk perjalanan pergi-pulang (PP) meliputi beberapa titik di Jakarta Barat dan area bandara.
Kesiapan dan kemampuan Bandara Soetta dalam menghadapi situasi darurat dan meningkatkan kemampuan transportasi merupakan langkah-langkah penting untuk meningkatkan keamanan dan kenyamanan penumpang.
Kesimpulan, Bandara Soetta telah siap siaga menghadapi Hantavirus dan terus meningkatkan kemampuan dan kapasitasnya untuk mendukung pertumbuhan trafik penumpang. Dengan demikian, masyarakat dapat merasa aman dan nyaman saat melakukan perjalanan udara.