Berita Pilihan

Pertarungan Sengit West Ham United FC di Liga Premier: Rekrutmen Pemain dan Persaingan Relegasi

admin ·
Pertarungan Sengit West Ham United FC di Liga Premier: Rekrutmen Pemain dan Persaingan Relegasi

Berita Pilihan 13 Mei 2026 – Pertarungan sengit di Liga Premier Inggris terus berlanjut, dengan West Ham United FC menjadi salah satu tim yang berjuang untuk menghindari degradasi. Dalam upaya memperkuat skuad, West Ham dan Crystal Palace dilaporkan tertarik untuk merekrut penyerang Senegalese, Pape Moussa Fall, yang memiliki postur tinggi 2.03 meter dan bermain untuk FC Metz.

Penyerang muda ini telah menunjukkan kemampuan impresif dengan mencetak 13 gol dalam kampanye terakhirnya. Namun, persaingan rekrutmen ini tidak hanya melibatkan tim-tim Inggris, karena beberapa klub Eropa seperti Lille, Lorient, VfB Stuttgart, dan Mainz juga tertarik dengan Fall.

Baca juga:

Sementara itu, dalam persaingan relegasi, West Ham United FC berada dalam posisi yang sulit. Mereka berada di bawah Tottenham Hotspur, yang memiliki peluang lebih besar untuk bertahan di Liga Premier menurut prediksi Opta. Namun, West Ham memiliki kesempatan untuk membalikkan keadaan, terutama dengan melihat jadwal pertandingan mereka yang akan datang.

Daniel Levy, mantan ketua Tottenham, telah berbicara tentang situasi relegasi yang dihadapi Spurs, mengakui bahwa timnya mengalami kesulitan. Sementara itu, West Ham juga menghadapi kontroversi setelah gol yang dicetak oleh Callum Wilson dibatalkan karena pelanggaran dalam pertandingan melawan Arsenal.

Baca juga:

Callum Wilson sendiri telah bereaksi atas keputusan tersebut, menyatakan bahwa golnya seharusnya diterima dan menyoroti kurangnya konsistensi dalam pengambilan keputusan oleh wasit. Insiden ini telah memicu perdebatan luas tentang penggunaan teknologi VAR dalam sepak bola.

Dalam beberapa hari terakhir, PGMOL chief Howard Webb telah membela keputusan untuk menghapus gol West Ham, menyatakan bahwa pelanggaran pada kiper David Raya adalah ‘jelas dan nyata’. Namun, Wilson tetap pada pendiriannya, menegaskan bahwa konsistensi dalam mengambil keputusan adalah kunci untuk menghindari kontroversi serupa di masa depan.

Baca juga: