Tragedi di Balik Topeng Tawa: Badut Keliling Mojokerto yang Membunuh Mertua
Berita Pilihan 09 Mei 2026 – Satuan, seorang badut keliling di Mojokerto, telah melakukan tindakan yang sangat tragis. Ia membunuh ibu mertuanya, Siti Arofah, dan melukai istrinya, Sri Wahyuni, di rumah kontrakan mereka di Desa Sumbergirang, Puri, Mojokerto. Peristiwa ini terjadi pada Rabu, 6 Mei 2026, dan telah mengejutkan warga setempat.
Menurut Kapolres Mojokerto, AKBP Andi Yudha Pranata, tindakan Satuan ini bukanlah luapan emosi sesaat, melainkan puncak dari gunung es permasalahan rumah tangga yang sudah lama membeku. Satuan dan istrinya telah mengalami konflik rumah tangga berkepanjangan terkait masalah ekonomi serta kecemburuan.
Satuan mengaku menyesal atas tindakannya dan merasa tidak dihargai sebagai menantu. Ia juga mengaku bahwa motifnya menghabisi Siti karena panik saat kepergok menganiaya istrinya. Ia merasa tidak mudah mengasuh anak balitanya karena sang anak kerap rewel apabila keinginannya tidak dipenuhi.
Polisi telah menangkap Satuan dan mengamankan barang bukti berupa pisau dapur atas perbuatan penganiayaan dan pembunuhan. Kasus ini telah menjadi perhatian serius bagi pihak kepolisian dan masyarakat setempat.
Kapolres Mojokerto, AKBP Andi Yudha Pranata, telah mengunjungi keluarga korban dan memberikan bantuan. Ia juga menyerahkan bantuan sembako dan uang pendidikan untuk 3 anak korban. Ia berharap agar keluarga korban dapat mempercayakan proses hukum kepada aparat penegak hukum.
Peristiwa ini telah menimbulkan kesadaran akan pentingnya menjaga hubungan keluarga dan mengatasi konflik rumah tangga dengan bijak. Masyarakat diharapkan dapat mengambil hikmah dari peristiwa ini dan memperkuat ikatan keluarga.