Purbaya: Jangan Takut, Uang Pemerintah Banyak untuk Mendorong Pertumbuhan Ekonomi
Berita Pilihan 09 Mei 2026 – Pertumbuhan ekonomi Indonesia pada triwulan I 2026 mencapai 5,61 persen secara tahunan atau year on year. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa stimulus pemerintah berperan penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang melampaui prediksi para ekonom.
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa membalas kritikan para ekonom soal kencangnya pertumbuhan ekonomi Indonesia 5,61 persen karena belanja Pemerintah, khususnya stimulus. Ia geram karena banyak ekonom yang salah prediksi bahwa ekonomi hancur. Namun, ketika prediksinya meleset, para ekonom dinilainya malah mencari alasan lain.
"Ini pasti ekonom-ekonom itu kan yang udah salah prediksi kan? Tanya ke mereka, kenapa mereka salah prediksi gitu? Katanya mau hancur ekonomi Indonesia, kok malah tumbuh kencang? Sekarang sudah tumbuh kencang, cari alasan lain," keluhnya dalam konferensi pers Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK).
Bendahara Negara menyebut, pertumbuhan ekonomi kencang bukan karena faktor musiman seperti Lebaran 2026. Momen Idulfitri memang maju jika dibandingkan tahun lalu, namun hanya bergeser 16 hari. Sementara untuk pemberian stimulus, Purbaya menilai kalau itu memang tugas Pemerintah. Jika ekonomi mau tumbuh lebih cepat, Pemerintah memang mesti gencar memberikan insentif.
"Terus harus apa? Saya mesti diam? Kan enggak. Justru bank sentral (Bank Indonesia atau BI), kita (Kementerian Keuangan), LPS (Lembaga Penjamin Simpanan), OJK (Otoritas Jasa Keuangan) memberi dorongan ke ekonomi bersama-sama supaya ekonomi tumbuh lebih cepat," paparnya.
Diketahui Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada triwulan I 2026 mencapai 5,61 persen secara tahunan (year on year/yoy), lebih tinggi dibanding periode yang sama tahun lalu sebesar 4,87 persen. Kepala BPS, Amalia Adininggar Widyasanti, mengatakan capaian tersebut tercermin dari Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia atas dasar harga berlaku yang mencapai Rp6.187,2 triliun, sementara atas dasar harga konstan sebesar Rp3.447,7 triliun.
Purbaya berupaya untuk menjalankan tugas seoptimal mungkin untuk menjaga stabilitas ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat setinggi mungkin. Ia menegaskan bahwa pemerintah tidak perlu takut karena uang pemerintah banyak untuk mendorong pertumbuhan ekonomi. Dengan demikian, masyarakat tidak perlu khawatir tentang kondisi ekonomi Indonesia.