Berita Pilihan

AS Siap Sepakati Gencatan Senjata, Iran Tetap Kendalikan Selat Hormuz

admin ·
AS Siap Sepakati Gencatan Senjata, Iran Tetap Kendalikan Selat Hormuz

Berita Pilihan 07 Mei 2026 – Perang antara Amerika Serikat (AS) dan Iran tampaknya mulai menemui titik terang setelah berbulan-bulan konflik. AS dilaporkan siap untuk sepakat dengan gencatan senjata, sementara Iran tetap bersikeras untuk mempertahankan kendali atas Selat Hormuz.

Menurut laporan terbaru, Presiden AS Donald Trump tengah menyederhanakan sejumlah isu dalam perundingan damai agar kelompok moderat di tubuh pemerintahan Iran bisa kembali ke meja negosiasi. Sementara itu, Iran menegaskan bahwa mereka tidak akan bernegosiasi mengenai masalah nuklir dan tetap mempertahankan kendali atas Selat Hormuz.

Baca juga:

Anggota Dewan Kebijakan Iran, Mohsen Rezaei, menyatakan bahwa Iran tidak akan melepaskan kendali atas Selat Hormuz karena khawatir bahwa musuh akan memanfaatkannya sebagai senjata melawan Iran dan rakyatnya. Ia juga menekankan bahwa pasukan asing, termasuk AS dan Eropa, harus meninggalkan wilayah tersebut.

Sementara itu, operasi "Proyek Kebebasan" yang digagas oleh Trump untuk mengawal kapal-kapal dagang keluar dari Selat Hormuz berakhir dengan kegagalan. Hanya dua kapal yang berhasil dikawal keluar, sementara sekitar 1.600 kapal lainnya masih terjebak di selat tersebut.

Baca juga:

Trump akhirnya menghentikan operasi tersebut setelah sekutu utama AS di Teluk menangguhkan izin untuk menggunakan pangkalan dan wilayah udaranya dalam melaksanakan operasi tersebut. Keputusan ini diambil setelah Arab Saudi dan sekutu Teluk lainnya mengejutkan Trump dengan menolak untuk mendukung operasi tersebut.

Meskipun demikian, masih ada harapan untuk mencapai kesepakatan damai antara AS dan Iran. Para pejabat dari kedua belah pihak dilaporkan sedang membahas dokumen kerangka kerja singkat yang dapat berfungsi sebagai dasar untuk gencatan senjata, pencabutan sanksi, dan negosiasi di masa mendatang.

Baca juga:

Kesimpulan dari peristiwa ini adalah bahwa konflik antara AS dan Iran masih belum terselesaikan, namun ada kemajuan dalam perundingan damai. Iran tetap mempertahankan kendali atas Selat Hormuz, sementara AS siap untuk sepakat dengan gencatan senjata. Peristiwa ini menunjukkan bahwa konflik internasional dapat berubah dengan cepat dan tidak terduga, namun masih ada harapan untuk mencapai perdamaian dan kesepakatan.