Berita Pilihan

Drama Menegangkan Cremonese vs Lazio: Gol Detik Terakhir Bawa Kemenangan Biancocelesti

admin ·
Drama Menegangkan Cremonese vs Lazio: Gol Detik Terakhir Bawa Kemenangan Biancocelesti

Berita Pilihan 05 Mei 2026 – Pertandingan Serie A ke-35 pada Minggu 4 Mei 2026 di Stadion Giovanni Zini, Cremona, menyuguhkan drama menegangkan antara Cremonese dan Lazio. Kedua tim memulai laga dengan taktik berbeda; Cremonese menurunkan formasi 4-4-2 yang menekankan serangan cepat lewat sayap, sementara Lazio mengandalkan formasi 4-3-3 yang mengutamakan penguasaan bola dan tekanan tinggi.

Pada menit ke-29, Cremonese membuka keunggulan lewat gol Bonazzoli setelah memanfaatkan umpan silang yang tepat. Gol tersebut menambah semangat pendukung rumah, namun Lazio tidak tinggal diam. Pada menit ke-53, Isaksen berhasil menyeimbangkan kedudukan dengan tembakan keras dari luar kotak penalti yang menembus jaring Audero. Kedua tim tampak saling menyerang, namun pertahanan masing-masing masih mampu menahan serangan lawan.

Baca juga:

Detik-detik terakhir menjadi sorotan utama. Pada tambahan waktu 90+2, Noslin, yang masuk sebagai pengganti Dia, melancarkan serangan balasan. Ia menukar posisi dengan Dia, kemudian menembakkan bola melengkung yang melintasi garis pertahanan Cremonese dan masuk ke sudut atas gawang, mengukir gol kemenangan 2-1 untuk Lazio. Gol tersebut menjadi bukti ketangguhan mental tim yang dipimpin oleh pelatih Maurizio Sarri.

Setelah peluit akhir, suasana di arena berbaur antara kelegaan dan kekecewaan. Noslin mengungkapkan rasa terima kasih kepada pelatih Sarri serta mengakui dukungan tak terhingga dari fans Lazio yang selalu mempercayai kemampuan timnya. “Lazio selalu percaya pada kami, kemenangan ini sangat penting dan kami berusaha sebaik mungkin,” ujarnya dalam konferensi pers pasca laga.

Baca juga:

Di sisi lain, pelatih Cremonese, Marco Giampaolo, menyatakan kekecewaan mendalam. Ia menilai timnya telah memberikan segalanya namun gagal mengamankan tiga poin. “Kami kehilangan pertandingan yang luar biasa, rasa sakitnya sangat besar. Namun kami harus bangkit dan belajar dari pengalaman ini,” kata Giampaolo.

Beberapa insiden penting juga tercatat selama pertandingan. Nuno Tavares menerima kartu kuning pada menit ke-88 setelah melakukan tekel keras pada pemain Cremonese. Provstgaard dan Barbieri juga masing-masing menerima peringatan. Kedua tim melakukan tiga pergantian masing-masing, dengan Lazio menurunkan Taylor dan menggantinya dengan Dele‑Bashiru pada menit ke-71, serta mengubah posisi Isaksen menjadi pengganti Dia pada menit ke-81.

Baca juga:

Statistik pertandingan menunjukkan penguasaan bola yang hampir seimbang, namun Lazio unggul dalam tembakan tepat sasaran dan efektivitas di depan gawang. Keberhasilan Noslin dalam menit-menit akhir menjadi faktor penentu, mengubah apa yang tampak seperti hasil imbang menjadi kemenangan dramatis.

Secara keseluruhan, laga Cremonese vs Lazio memberikan contoh klasik sepakbola Italia yang penuh taktik, ketegangan, dan akhir yang tak terduga. Kemenangan ini mengukuhkan posisi Lazio di papan klasemen, sementara Cremonese harus kembali mengevaluasi strategi menjelang laga berikutnya.