Berita Pilihan

NIS passport fraud: Pemerintah tegaskan platform resmi untuk aplikasi paspor

admin ·
NIS passport fraud: Pemerintah tegaskan platform resmi untuk aplikasi paspor

Berita Pilihan 05 Mei 2026 – Abuja, 4 Mei 2026 – Nigeria Immigration Service (NIS) kembali menegaskan bahwa seluruh proses aplikasi dan pembayaran paspor harus dilakukan melalui portal resmi pemerintah. Pernyataan ini dilontarkan setelah beredar beragam klaim mengenai keberadaan platform pembayaran yang dikaitkan dengan organisasi keagamaan, yang dinyatakan NIS sebagai palsu dan menyesatkan.

Deputi Komptroller Imigrasi, Akinsola Akinlabi, menyatakan dalam sebuah pernyataan resmi bahwa NIS tidak pernah menjalin kerja sama dengan lembaga keagamaan, entitas swasta, atau individu mana pun sebagai perantara pembayaran. Ia menegaskan bahwa sistem yang ada bersifat transparan, aman, dan sepenuhnya terintegrasi dengan penyedia layanan pembayaran yang telah memiliki lisensi resmi.

Baca juga:

Berikut poin-poin utama yang disampaikan NIS:

  • Portal resmi http://passport.immigration.gov.ng adalah satu‑satunya saluran yang diotorisasi untuk mengajukan dan membayar paspor, baik bagi warga di dalam negeri maupun diaspora.
  • Setiap link atau situs pihak ketiga yang mengklaim dapat memproses pembayaran paspor merupakan penipuan dan tidak memiliki kaitan dengan NIS.
  • Pembayaran di luar kanal resmi sepenuhnya menjadi risiko pemohon, dan NIS tidak bertanggung jawab atas kerugian yang timbul.
  • NIS bekerja hanya dengan penyedia layanan pembayaran yang terdaftar dan terakreditasi, yang informasinya tercantum jelas di portal resmi.
  • Investigasi sedang berlangsung untuk melacak sumber penyebaran klaim palsu, dengan indikasi kuat adanya pihak yang berniat mencemarkan nama baik lembaga.

Dalam upaya meningkatkan kesadaran publik, NIS mengingatkan warga untuk selalu memeriksa keabsahan situs sebelum memasukkan data pribadi atau melakukan transaksi keuangan. Berikut langkah‑langkah yang dapat diikuti untuk memastikan keamanan aplikasi paspor:

Baca juga:
  1. Masuk ke portal resmi NIS menggunakan alamat URL yang telah disebutkan.
  2. Verifikasi kehadiran ikon keamanan (https) dan logo resmi NIS pada halaman.
  3. Gunakan nomor kontak resmi NIS (0912‑190‑0655, 0912‑155‑6359, 0912‑147‑7092) atau layanan WhatsApp (0916‑087‑800, 0911‑771‑7772) untuk konfirmasi bila ragu.
  4. Hindari mengklik iklan atau tautan yang muncul di media sosial yang menawarkan proses lebih cepat atau biaya lebih murah.
  5. Simpan bukti pembayaran dan nomor referensi yang diberikan oleh portal resmi untuk keperluan tindak lanjut.

Sejumlah laporan sebelumnya mengaitkan nama sebuah organisasi keagamaan dengan proses pembayaran NIS, namun Akinsola Akinlabi menegaskan bahwa tidak ada bukti kuat yang mendukung klaim tersebut. “Kami telah meninjau setiap transaksi di portal resmi dan tidak menemukan jejak pihak ketiga yang tidak berwenang,” ujar Akinlabi.

Investigasi internal telah mengidentifikasi kemungkinan adanya pelaku yang berniat memanfaatkan kebingungan publik untuk keuntungan pribadi. NIS berjanji akan mengambil tindakan hukum terhadap pihak‑pihak yang terbukti melakukan penipuan atau penyebaran informasi menyesatkan.

Baca juga:

Untuk memperoleh informasi lebih lanjut, warga dapat menghubungi akun resmi NIS di platform media sosial X (Twitter) @nigimmigration, Instagram @nigimmigration, dan Facebook @nigimmigration. Layanan pusat kontak tersedia 24 jam sehari, siap membantu menjawab pertanyaan terkait aplikasi paspor, pembayaran, atau laporan penipuan.

Kesimpulannya, NIS menegaskan kembali komitmen untuk melindungi integritas proses imigrasi nasional. Dengan mengikuti prosedur resmi, masyarakat dapat menghindari risiko penipuan, mempercepat proses pengurusan paspor, dan menjaga kepercayaan publik terhadap lembaga imigrasi negara.