Berita Pilihan

Domenico Berardi Buka Laga, Sassuolo Gigit AC Milan 2-0 di Mapei Stadium

admin ·
Domenico Berardi Buka Laga, Sassuolo Gigit AC Milan 2-0 di Mapei Stadium

Berita Pilihan 04 Mei 2026 – Sassuolo menorehkan kemenangan penting atas AC Milan dengan skor 2-0 pada pekan ke-35 Serie A yang digelar di Mapei Stadium, Reggio Emilia, Minggu (3/5). Gol pembuka tercipta hanya lima menit setelah peluit pertama berderu, ketika Domenico Berardi menembakkan bola tepat ke sudut kanan gawang Stefano Turati, memaksa penjaga tim tuan rumah berjuang keras mempertahankan gawang.

Serangan cepat itu dimediasi oleh kombinasi umpan pendek antara Berardi dan rekan satu lini, Armand Lauriente, yang menyiapkan ruang bagi sayap kiri berbahasa Italia itu. Gol pertama tidak hanya memberikan keunggulan numerik, tetapi juga menegaskan posisi Sassuolo sebagai tim yang mampu mengejutkan klub-klub besar di Liga Italia.

Baca juga:

Usai gol pertama, AC Milan terpaksa menyesuaikan taktik. Pada menit ke-24, bek tengah Fikayo Tomori menerima kartu kuning kedua dan harus meninggalkan lapangan, memaksa Milan bermain dengan sepuluh pemain. Kondisi ini menambah beban defensif bagi Milan, sementara Sassuolo tetap menekan dengan intensitas tinggi.

Babak pertama berakhir dengan skor 1-0 untuk Sassuolo. Di babak kedua, tim asuhan Fabio Grosso melanjutkan tekanan. Pada menit ke-47, Armand Lauriente menambah keunggulan dengan penyelesaian akhir yang mantap, menjadikan skor 2-0. Meskipun Milan berusaha bangkit, mereka tidak mampu menembus pertahanan ketat Turati yang menampilkan performa mengesankan.

Penampilan Domenico Berardi menjadi sorotan utama. Selain gol pertamanya, ia aktif dalam fase transisi, menciptakan peluang bagi rekan satu tim serta menambah tekanan pada lini belakang Milan. Kecepatan, dribel, dan ketepatan umpan menjadi senjata utama yang membuatnya menjadi ancaman konstan bagi lawan.

Baca juga:

Di sisi lain, AC Milan harus menelan kekalahan yang menurunkan harapan mereka untuk bersaing memperebutkan gelar juara musim ini. Dengan 67 poin setelah 35 laga, mereka tertahan di peringkat ketiga, sementara Sassuolo naik ke posisi kesembilan dengan 49 poin.

Insiden lain yang mencuri perhatian adalah cedera bek timnas Indonesia, Jay Idzes, yang harus turun setelah 40 menit pertandingan. Ia digantikan oleh Woyo Coulibaly. Meskipun cedera Idzes menjadi catatan pribadi yang kurang menyenangkan, fokus utama tetap pada dinamika pertandingan antara kedua tim utama Serie A.

Kemenangan ini menambah catatan positif bagi Sassuolo, yang kini menunjukkan bahwa mereka mampu menaklukkan 10 pemain lawan sekaligus, mengingat Milan bermain dengan satu pemain kurang. Statistik menunjukkan bahwa tim asuhan Grosso berhasil menguasai penguasaan bola sekitar 54%, dengan akurasi tembakan di atas 68%.

Baca juga:

Analisis taktik menunjukkan bahwa Sassuolo memanfaatkan ruang di sayap kiri, mengandalkan kecepatan Berardi untuk memotong pertahanan lawan. Sementara itu, AC Milan tampak kebingungan dalam mengatur lini tengah, gagal menutup celah yang dimanfaatkan Berardi. Kartu kuning kedua pada Tomori menjadi titik kritis yang mengubah alur permainan.

Ke depan, Sassuolo akan berusaha mempertahankan momentum ini dalam laga berikutnya, sementara AC Milan harus merancang strategi baru untuk mengembalikan performa mereka. Bagi para penggemar Serie A, pertarungan ini menjadi contoh nyata bagaimana detail taktik dan eksekusi individu, seperti yang ditunjukkan oleh Domenico Berardi, dapat menentukan hasil akhir pertandingan.

Dengan hasil ini, Sassuolo menegaskan diri sebagai tim yang tidak boleh diremehkan, khususnya di kandang mereka, Mapei Stadium, yang kini menjadi saksi bisu atas kemampuan mereka menaklukkan raksasa liga.