Marseille FC di Persimpangan: Beye Dihantarkan ke Paris FC, Sementara Nwaneri Terpinggirkan
Berita Pilihan 27 April 2026 – Manajer baru Marseille FC, mantan bek Senegal Habib Beye, kini menjadi sorotan utama dalam dinamika transfer dan kebijakan pemain muda klub. Sejak menggantikan Roberto De Zerbi pada Februari 2026, Beye tidak hanya berhadapan dengan tekanan hasil di Ligue 1, tetapi juga dengan spekulasi kepindahan ke Paris FC serta keputusan kontroversial terhadap loanee Arsenal, Ethan Nwaneri.
Dalam pekan terakhir, laporan mengindikasikan bahwa Paris FC secara aktif berupaya merekrut pemain-pemain dari Marseille FC. Sementara itu, nama Habib Beye muncul berulang kali sebagai kandidat potensial bagi Paris FC jika hubungan kerja dengan Marseille berakhir. Kedua klub tampaknya berada dalam negosiasi yang belum terungkap secara resmi, menambah ketidakpastian bagi masa depan sang manajer.
Di sisi lapangan, kebijakan Beye terhadap Ethan Nwaneri menimbulkan pertanyaan. Nwaneri, yang bergabung pada Januari 2026 dengan harapan mendapatkan waktu bermain reguler, kini hanya muncul sebagai pengganti di bangku cadangan. Sejak kedatangan Beye, pemain berusia 19 tahun tersebut belum sekali pun masuk ke starting XI. Statistik menunjukkan hanya 152 menit bermain dalam tiga pertandingan liga terakhir, meski ia mencatat satu gol dan satu assist selama periode tersebut.
Keputusan ini tidak hanya memengaruhi perkembangan pemain, tetapi juga aspek finansial Marseille FC. Kontrak pinjaman Nwaneri mengandung klausul yang mengurangi biaya pinjaman seiring bertambahnya menit bermain. Ironisnya, dengan sedikitnya waktu yang diberikan, klub justru harus membayar lebih tinggi, sebuah paradoks yang menambah beban keuangan pada musim yang sudah menantang.
Performa tim di Ligue 1 juga mencerminkan tekanan yang dirasakan. Setelah kehilangan kesempatan untuk lolos ke fase Champions League, Marseille FC kini berada di peringkat keenam, berjuang untuk mengamankan tempat di play‑off Conference League. Kekurangan kreatifitas di lini serang semakin terasa, mengingat beberapa pemain kunci seperti Hamed Traoré, Igor Paixão, dan Amine Gouiri sedang mengalami cedera.
Berikut rangkuman situasi terkini:
- Manajer: Habib Beye, mantan bek Senegal, menggantikan De Zerbi pada Februari 2026.
- Rumor Transfer: Paris FC berusaha merekrut pemain Marseille FC dan mempertimbangkan Beye sebagai opsi manajerial.
- Loan Ethan Nwaneri: Hanya 152 menit bermain sejak Beye mengambil alih, dengan satu gol dan satu assist.
- Keuangan: Klausul kontrak Nwaneri menyebabkan biaya pinjaman meningkat akibat minimnya menit bermain.
- Posisi Liga: Marseille FC berada di peringkat keenam, mengincar tempat di play‑off Conference League.
Para analis menilai bahwa keputusan Beye untuk menyingkirkan Nwaneri dapat mengorbankan potensi serangan tim pada saat paling dibutuhkan. Sementara itu, spekulasi kepindahan ke Paris FC menambah tekanan pada Beye untuk memberikan hasil yang cepat.
Dengan persaingan ketat di Ligue 1, keputusan taktis dan manajerial akan sangat menentukan nasib Marseille FC di sisa musim ini. Apakah Beye akan tetap bertahan dan mengubah arah klub, ataukah Paris FC akan menariknya dalam waktu dekat, masih menjadi pertanyaan yang menunggu jawaban.