Harga Buyback Emas Antam Turun Rp 50.000, Kini Rp 2.640.000 per Gram – Rincian Pajak dan Penyebab Penurunan
Berita Pilihan 23 April 2026 – Jakarta, 22 April 2026 – Pada perdagangan Rabu ini, harga buyback emas Antam mengalami penurunan signifikan sebesar Rp 50.000 per gram. Antam menawarkan kembali emas kepada nasabah dengan harga Rp 2.640.000 per gram, turun dari level sebelumnya Rp 2.690.000. Penurunan ini sejalan dengan penurunan harga jual emas Antam yang kini berada di Rp 2.830.000 per gram.
Data harga diambil dari situs resmi Logam Mulia, unit bisnis PT Aneka Tambang Tbk (Antam). Sebelumnya, pada 21 April 2026, harga emas dunia mengalami penurunan karena penguatan dolar AS dan ketidakpastian geopolitik antara AS‑Iran. Faktor-faktor tersebut turut menekan harga emas di pasar domestik, sehingga Antam menyesuaikan harga beli kembali (buyback) demi menjaga keseimbangan pasar.
| Jenis Harga | Harga (Rp/gram) |
|---|---|
| Harga Jual Antam | 2.830.000 |
| Buyback Antam | 2.640.000 |
Berikut rincian pajak yang berlaku atas transaksi penjualan emas ke Antam pada hari ini:
- PPh Final 0,1% – dikenakan atas nilai transaksi jual beli emas. Dengan harga buyback Rp 2.640.000 per gram, pajak yang dipotong sebesar Rp 2.640.
- PPN – tidak dikenakan karena jual beli emas termasuk dalam barang yang dikecualikan PPN.
- Pajak Daerah (Jika ada) – beberapa daerah dapat menambahkan pajak administrasi minimal, biasanya tidak melebihi Rp 500 per gram.
Secara keseluruhan, penjual emas yang menjual kembali ke Antam pada 22 April 2026 akan menerima nilai bersih sekitar Rp 2.637.360 per gram setelah dipotong PPh Final.
Penurunan harga buyback Antam dipengaruhi oleh tiga faktor utama:
- Kurs Dolar AS Menguat – Dolar yang kuat menurunkan daya beli dolar terhadap komoditas emas, memaksa penjual internasional menurunkan harga referensi.
- Ketegangan Geopolitik – Negosiasi antara AS‑Iran serta kebijakan moneter Federal Reserve menciptakan ketidakpastian pasar yang membuat investor beralih ke aset likuid lain.
- Sentimen Investor Domestik – Investor Indonesia yang menunggu keputusan suku bunga Bank Indonesia menahan pembelian emas, menurunkan permintaan dalam negeri.
Meskipun harga buyback turun, Antam tetap menjamin kualitas emas yang dibeli kembali dengan standar 24 karat dan sertifikasi resmi. Bagi konsumen yang mempertimbangkan menjual emas fisik, Antam menyediakan jaringan gerai yang tersebar di seluruh Indonesia, termasuk di kantor cabang Pegadaian yang juga menawarkan layanan buyback dengan harga serupa.
Sejak awal tahun 2026, harga emas Antam telah mengalami fluktuasi yang cukup tajam. Pada 29 Januari 2026, harga tertinggi tercatat sebesar Rp 3.168.000 per gram, sementara buyback pada saat itu berada di Rp 2.989.000 per gram. Penurunan ke level Rp 2.640.000 per gram mencerminkan koreksi pasar setelah fase bullish yang dipicu oleh ketidakpastian politik global.
Investor yang ingin memanfaatkan pergerakan harga dapat mempertimbangkan strategi jangka pendek dengan menjual emas pada saat harga buyback masih tinggi, atau menunggu penurunan lebih lanjut untuk membeli kembali pada harga yang lebih murah. Namun, penting untuk memperhitungkan biaya pajak dan potensi volatilitas pasar yang masih tinggi.
Dengan harga buyback yang lebih rendah dan pajak yang relatif ringan, Antam tetap menjadi pilihan utama bagi penjual emas di Indonesia yang mengutamakan keamanan transaksi dan kepastian nilai. Bagi yang ingin mengetahui detail lebih lanjut, informasi resmi dapat diakses melalui portal Logam Mulia atau mengunjungi gerai Antam terdekat.