Peabo Bryson Meninggal di Usia 75: Warisan Suara Legendaris yang Menghentak Dunia Musik
Berita Pilihan 05 Juni 2026 – Peabo Bryson, penyanyi R&B yang telah mengisi soundtrack generasi selama lebih dari lima dekade, resmi meninggal pada Selasa malam, 2 Juni 2026, di Amerika Serikat pada usia 75 tahun. Keluarga mengonfirmasi bahwa sang legenda menghabiskan hari‑terakhirnya dalam suasana penuh kebersamaan bersama orang‑orang terdekat setelah mengalami stroke pada akhir pekan sebelumnya.
Menurut pernyataan keluarga, Bryson “beralih dengan tenang” di tengah kehangatan keluarga, meski penyebab pasti kematian belum diumumkan secara resmi. Kondisi medisnya sempat kritis sejak serangan stroke yang diderita pada akhir pekan, dan ia terus berada di bawah pengawasan medis hingga wafat.
Berita duka ini memicu gelombang penghormatan dari sesama musisi, terutama Celine Dion yang pernah berduet dengan Bryson dalam lagu ikonik “Beauty and the Beast“. Dion mengungkapkan rasa “hati hancur” atas kehilangan sahabat musiknya, menekankan bahwa suara luar biasa dan semangat baik Bryson telah menjadi contoh keindahan dalam bernyanyi. Ia juga mengingat momen ketika Bryson membantu Dion menyesuaikan diri dengan bahasa Inggris selama proses rekaman, menambah kedalaman ikatan profesional mereka.
Duet tersebut, bersama “A Whole New World” bersama Regina Belle, tidak hanya meraih dua Grammy Awards berturut‑turut pada tahun 1992 dan 1993, tetapi juga mengukir tempat khusus dalam sejarah musik Disney. Lagu‑lagu itu menjadi bagian tak terpisahkan dari film‑film animasi klasik “Beauty and the Beast” dan “Aladdin”, memperluas jangkauan Bryson ke generasi penonton yang berbeda.
Selain keberhasilannya di panggung Disney, katalog musik Bryson mencakup sejumlah hits R&B yang tetap dikenang, antara lain “Feel the Fire”, “I’m So Into You”, “Can You Stop the Rain”, “If Ever You’re In My Arms Again”, dan “Reaching for the Sky”. Keberagaman genre dan kemampuan vokal yang luas menjadikannya sosok unik dalam industri musik.
- 2 Grammy Awards (1992, 1993)
- Lebih dari 30 album studio dan kompilasi
- Tur internasional “Golden Touch” yang dijadwalkan hingga akhir 2026
- Penampilan terakhir di Georgia pada Mei 2026 bersama Jeffrey Osborne
Sebelum meninggal, Bryson merayakan ulang tahun ke‑75 pada bulan April dan membagikan foto-foto kebahagiaan bersama keluarga di media sosial. Ia tetap aktif dalam dunia musik, menjadwalkan rangkaian tur “Golden Touch” untuk merayakan lima dekade kariernya. Tur tersebut menegaskan bahwa Bryson tidak hanya menjadi legenda masa lalu, melainkan juga seniman yang terus berkontribusi pada panggung musik dunia.
Kehilangan Bryson meninggalkan ruang kosong yang sulit diisi. Warisan suaranya tetap hidup melalui lagu‑lagu yang terus diputar di radio, streaming, dan acara televisi. Generasi baru yang menemukan Disney melalui film‑film animasi kini dapat merasakan kekuatan vokal Bryson yang mendalam, sementara para penggemar lama mengingat kembali momen‑momen emosional yang dibawakan oleh sang maestro.
Dengan segala pencapaian dan dampak yang ditinggalkan, Peabo Bryson akan selalu dikenang sebagai figur penting dalam sejarah musik R&B dan Disney. Semangatnya, kebaikan hati, serta dedikasinya pada seni bernyanyi akan terus menginspirasi musisi dan pendengar di seluruh dunia.