Berita Pilihan

Rupiah Melemah, Pariwisata Raih Peluang: Strategi Indonesia di Tengah Geopolitik

admin ·
Rupiah Melemah, Pariwisata Raih Peluang: Strategi Indonesia di Tengah Geopolitik

Berita Pilihan 31 Mei 2026 – Nilai tukar rupiah kembali menembus rekor melemah, mencapai sekitar Rp17.800 per dolar AS pada akhir pekan kemarin. Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran di pasar keuangan, namun sekaligus membuka peluang baru bagi sektor pariwisata Indonesia.

Wakil Menteri Pariwisata, Ni Luh Puspa, menegaskan pada Bali International Travel Fair (BBTF) 2026 bahwa pelemahan rupiah dapat menjadi magnet bagi wisatawan. Menurutnya, kurs yang lebih tinggi membuat biaya perjalanan ke Indonesia menjadi lebih kompetitif, mendorong pelancong untuk memperpanjang lama tinggal dan mengalokasikan lebih banyak dana untuk konsumsi lokal. Ia menambahkan, Kementerian Pariwisata sedang menggencarkan promosi melalui pameran internasional serta program penjualan paket wisata yang menargetkan pasar short‑haul dan medium‑haul, terutama negara‑negara tetangga.

Baca juga:

Data Kementerian Pariwisata menunjukkan peningkatan kunjungan wisatawan pada kuartal pertama 2026 dibandingkan triwulan yang sama tahun lalu. Peningkatan ini terutama didorong oleh wisatawan dari Asia Tenggara, yang mencatat pertumbuhan signifikan setelah penurunan kunjungan dari Eropa, Amerika, dan Timur Tengah akibat ketegangan geopolitik.

Bank Indonesia (BI) menanggapi tekanan nilai tukar dengan kebijakan intervensi 24 jam di pasar global. Dalam pernyataannya, Kepala Departemen Komunikasi BI, Ramdan Denny Prakoso, menjelaskan bahwa BI memanfaatkan instrumen Non‑Deliverable Forward (NDF) di pasar offshore, transaksi spot, serta Domestic NDF di pasar domestik. Selain itu, bank sentral secara rutin membeli Surat Berharga Negara (SBN) di pasar sekunder untuk menyerap likuiditas. Mulai Juni 2026, BI juga menetapkan ambang batas pembelian tunai valas sebesar 25.000 dolar AS per pelaku per bulan guna menekan spekulasi.

Baca juga:
  • Intervensi NDF offshore
  • Transaksi spot dan DNDF domestik
  • Pembelian SBN secara konsisten
  • Threshold pembelian tunai valas 25.000 USD/pelaku/bulan

Pengamat kebijakan publik, Yanuar Nugroho, menyoroti bahwa selain faktor eksternal seperti konflik di Timur Tengah dan fluktuasi harga minyak, terdapat dinamika internal yang memperlemah kepercayaan pasar. Ia menilai pemerintah perlu meningkatkan komunikasi publik yang terukur, mengingat pernyataan politik yang tidak konsisten dapat memperparah ketidakpastian. Menurut Yanuar, kelas menengah Indonesia berada di posisi paling rentan: terlalu kaya untuk menerima bantuan sosial, namun belum cukup kuat untuk menahan tekanan inflasi yang dipicu oleh rupiah melemah.

Strategi pemerintah tidak hanya berfokus pada promosi wisata, tetapi juga pada penataan regulasi. Kementerian Pariwisata memperketat pengawasan terhadap akomodasi ilegal di platform online travel agency (OTA) demi menjamin keadilan bagi pelaku usaha resmi. Upaya diversifikasi pasar pariwisata diarahkan untuk mengurangi ketergantungan pada sumber wisatawan tradisional, sekaligus memanfaatkan potensi pasar regional yang lebih stabil.

Baca juga:

Secara keseluruhan, kombinasi antara kebijakan moneter BI yang proaktif dan strategi pemasaran pariwisata yang adaptif diharapkan dapat menstabilkan nilai tukar rupiah sekaligus meningkatkan devisa dari sektor pariwisata. Meskipun tantangan geopolitik tetap membayangi, peluang yang muncul dari rupiah melemah dapat dimanfaatkan untuk memperkuat posisi Indonesia sebagai destinasi wisata yang terjangkau dan menarik.