Berita Pilihan

Harga BBM Diesel Melonjak, Shell Kembali Jual di Jakarta dan Sekitarnya

admin ·
Harga BBM Diesel Melonjak, Shell Kembali Jual di Jakarta dan Sekitarnya

Berita Pilihan 11 Mei 2026 – Setelah mengalami kelangkaan sejak awal tahun 2026, bahan bakar minyak (BBM) jenis solar kembali tersedia di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) milik Shell. Harga solar di SPBU Shell juga mengalami lonjakan sebagaimana stasiun pengisian bahan bakar umum lainnya, selaras dengan harga minyak dunia yang meroket akibat perang antara Amerika Serikat (AS)-Israel melawan Iran.

Harga solar di SPBU Shell yang semula Rp14.620 per liter pada 1 Maret 2026, melonjak ke angka Rp30.890 per liter. Melalui laman resminya, Shell Indonesia mengumumkan bahwa Shell V-Power Diesel tersedia di sejumlah wilayah Jakarta, Tangerang, Bogor, Depok, Bekasi, dan Bandung.

Baca juga:

Sementara itu, untuk BBM jenis Shell Super, Shell V-Power, dan Shell V-Power Nitro+ masih tidak tersedia sejak awal tahun 2026. Tak hanya Shell yang mengalami perubahan harga BBM. PT Pertamina (Persero) mengumumkan pembaruan harga bahan bakar minyak (BBM) untuk beberapa wilayah tertentu yang berlaku mulai 4 Mei 2026.

Di Jabodetabek, tercatat harga BBM jenis Pertamax Turbo (RON 98) menunjukkan peningkatan ke angka Rp19.900 per liter dari Rp19.400 per liter pada April. Pertamina Dex Series atau BBM jenis solar di wilayah tersebut turut mengalami peningkatan. Harga BBM jenis Dexlite (CN 51) mengalami peningkatan menjadi Rp26.000 per liter dari Rp23.600 per liter pada April 2026.

Baca juga:

Pertamina Dex (CN 53) juga naik menjadi Rp27.900 per liter dari yang sebelumnya Rp23.900 per liter. Sementara itu, Pertamina masih menahan harga Pertamax (RON 92) di level Rp12.300 per liter, begitu pula Pertamax Green (RON 95) di level Rp12.900 per liter sejak Maret, tepatnya sebelum perang antara Amerika Serikat (AS)-Israel dengan Iran.

Harga BBM penugasan dan subsidi juga tidak mengalami perubahan harga, yaitu Pertalite Rp10.000 per liter dan Biosolar Rp6.800 per liter. Dalam beberapa waktu terakhir, harga minyak dunia telah mengalami peningkatan yang signifikan akibat perang antara Amerika Serikat (AS)-Israel melawan Iran.

Baca juga:

Kenaikan harga minyak dunia ini berdampak langsung pada harga BBM di dalam negeri. Oleh karena itu, masyarakat diharapkan dapat bijak dalam menggunakan BBM dan menghemat penggunaan bahan bakar.

Kesimpulan dari kenaikan harga BBM ini adalah bahwa masyarakat harus siap menghadapi kenaikan harga BBM dan bijak dalam menggunakan bahan bakar. Dengan demikian, masyarakat dapat mengurangi dampak dari kenaikan harga BBM dan tetap dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari.