Update bursa transfer Liverpool: Daftar pemain yang mungkin dijual atau dibeli, termasuk spekulasi Alisson ke Juventus dan kandidat pelatih Xabi Alonso
Berita Pilihan 29 April 2026 – Liverpool kembali berada di pusat perhatian pasar transfer musim panas setelah spekulasi intens mengenai beberapa pemain kunci dan potensi pertukaran dengan klub Italia, Juventus. Menjelang akhir kompetisi Liga Inggris, manajer Arne Slot dan dewan direksi Merseyside tampak serius menilai opsi-opsi yang dapat menguatkan skuad untuk tantangan domestik serta kompetisi Eropa.
Alisson Becker: Target Utama Juventus
Kiper Brasil berusia 31 tahun, Alisson Becker, kini menjadi buah bibir utama setelah Juventus menyatakan minat kuat untuk mendatangkannya. Juventus menganggap pengalaman dan konsistensi Alisson sebagai solusi ideal bagi lini belakang mereka. Sementara itu, sumber internal Liverpool mengonfirmasi bahwa klub telah mengaktifkan perpanjangan kontrak kiper tersebut selama satu musim, namun tidak menutup kemungkinan opsi pertukaran jika tawaran yang tepat muncul.
Jika pertukaran terjadi, laporan menyebutkan bahwa Juventus mungkin menawarkan gelandang muda Italia, Daniele De Gregorio, yang saat ini meniti karier di Serie B, sebagai bagian dari kesepakatan. De Gregorio dikenal dengan kemampuan mengatur tempo permainan dan memiliki potensi besar untuk berkembang di Premier League.
Daftar Pemain yang Berpotensi Dijual
- Alisson Becker – Kiper senior yang diperkirakan dapat dijual atau ditukar dengan Juventus.
- Darwin Núñez – Penyerang Uruguay yang belum mencapai konsistensi gol yang diharapkan, diperkirakan menjadi kandidat transfer untuk klub-klub Liga Spanyol.
- Konstantinos Tsimikas – Bek kiri yang mengalami cedera berulang, kemungkinan dijual untuk mengurangi beban gaji.
- Cody Gakpo – Penyerang sayap yang menarik minat Premier League lainnya, khususnya klub-klub yang mencari opsi serbaguna di lini depan.
- Salah Abdul‑Saboor – Gelandang bertahan yang jarang dipanggil, dapat dipindahkan ke klub-klub Liga Championship.
Target Transfer Liverpool
Di sisi lain, Liverpool telah menargetkan beberapa pemain untuk memperkuat posisi yang lemah. Daftar target utama meliputi:
- Riyad Mahrez – Winger Aljazair berpengalaman dari Manchester City, diharapkan dapat menambah kreativitas di sisi kanan.
- Matheus Nunes – Gelandang serba guna asal Portugal yang baru saja menandatangani kontrak dengan Wolverhampton, diperkirakan tersedia pada akhir musim.
- Jude Bellingham – Meskipun masih menjadi bintang Real Madrid, rumor muncul bahwa Liverpool dapat mengajukan tawaran besar untuk merekrut gelandang muda berbakat ini.
- James Maddison – Gelandang kreatif dari Leicester City yang dapat menambah dimensi serangan tengah.
Selain itu, klub juga mempertimbangkan kembali opsi melibatkan pelatih Xabi Alonso sebagai kepala pelatih setelah pemisahan dengan Arne Slot. Mantan gelandang Real Madrid ini kini menjadi kandidat utama bagi Liverpool, mengingat rekam jejak taktiknya yang inovatif dan kemampuan mengelola pemain muda. Para analis menilai bahwa kehadiran Alonso tidak hanya memperkuat taktik tim, tetapi juga dapat menarik pemain-pemain muda berkualitas ke Anfield.
Strategi Keuangan dan Dampak pada Klasemen
Direktur Keuangan Liverpool menegaskan pentingnya menjaga keseimbangan buku keuangan, terutama setelah pembelian besar pada dua musim terakhir. Oleh karena itu, penjualan pemain berpengaruh gaji tinggi seperti Alisson dan Tsimikas dianggap krusial untuk memberi ruang bagi akuisisi pemain baru yang lebih ekonomis.
Jika transfer berjalan lancar, Liverpool berpotensi mempertahankan posisi empat besar di Liga Inggris dan melanjutkan persaingan ketat di Liga Champions. Namun, kegagalan dalam memperkuat lini belakang dapat menurunkan pertahanan, berisiko mengurangi peluang poin di sisa lima pertandingan musim ini.
Secara keseluruhan, bursa transfer Liverpool berada pada titik kritis dimana keputusan strategis dapat menentukan arah klub selama lima tahun ke depan. Baik penjualan Alisson ke Juventus maupun akuisisi pemain kreatif seperti Mahrez dan Maddison akan menjadi indikator utama apakah The Reds mampu kembali bersaing di puncak kompetisi domestik dan Eropa.