Nico Paz Siap Mengisi Peran Kunci Argentina di Piala Dunia 2026, Bintang Muda Como 1907 Menjadi Sorotan
Berita Pilihan 26 Mei 2026 – Nico Paz, gelandang berusia 21 tahun yang kini berlabuh di klub Serie A, Como 1907, semakin menjadi perbincangan hangat menjelang persiapan Timnas Argentina untuk Piala Dunia 2026. Penampilan impresifnya bersama Como pada musim ini tidak hanya membantu klub meraih tiket Champions League, tetapi juga menarik perhatian pelatih Albiceleste, Lionel Scaloni, yang sudah menyiapkan peran penting bagi sang pemain muda.
Putra tunggal mantan bek Argentina, Pablo Paz, yang pernah memperkuat timnas pada Piala Dunia 1998, kini melanjutkan warisan keluarga di level tertinggi. Nico Paz menembus skuad utama Como setelah klub berhasil bangkit dari krisis keuangan yang pernah membuatnya bangkrut dua kali, pada 2004 dan 2016. Di bawah manajemen grup Djarum dan arahan pelatih Cesc Fàbregas, Como menorehkan sejarah dengan lolos ke Liga Champions pertama kalinya pada musim 2026/27. Keberhasilan ini memberikan platform ideal bagi Nico untuk menampilkan kualitasnya di kancah Eropa.
Dalam laga penentu di Serie A melawan Cremonese, Como menang 4-1 dan mengamankan tempat di Champions League berkat serangkaian gol serta pertahanan yang solid. Meskipun Nico hanya masuk dari bangku cadangan karena masalah otot ringan, kehadirannya tetap menjadi sorotan. Keunggulan fisik, kemampuan mengatur serangan, serta fleksibilitas taktis menjadi nilai jual utama yang menarik minat Scaloni.
Scaloni menganggap Nico Paz sebagai opsi ideal untuk menjadi pelapis Lionel Messi di lini depan. Dengan Messi yang memasuki fase akhir karir, Argentina membutuhkan pemain kreatif yang dapat menyeimbangkan serangan serta memberi variasi taktik. Nico, yang secara alami berposisi sebagai gelandang serang, juga dapat beralih menjadi second striker, false nine, atau winger bila diperlukan. Kemampuan tersebut memungkinkan Albiceleste menyesuaikan formasi tanpa kehilangan daya serang.
Berbagai analis sepak bola menilai bahwa kehadiran Nico di timnas dapat memperkaya pilihan taktik Argentina. Ia memiliki visi permainan yang tajam, kemampuan mengumpan akurat, serta insting mencetak gol yang semakin matang. Di Serie A, ia menunjukkan kontribusi signifikan dalam menciptakan peluang bagi rekan setim, sekaligus mencetak gol penting dalam beberapa pertandingan kunci.
- Posisi utama: Gelandang serang
- Posisi alternatif: Second striker, false nine, winger
- Kekuatan: Kreativitas, fisik, fleksibilitas taktis
- Pengalaman klub: Serie A, Champions League qualifiers
Selain peran taktis, kehadiran Nico Paz di timnas juga memiliki nilai simbolis. Ia menjadi generasi kedua dalam keluarga yang pernah mengharumkan nama Argentina di panggung dunia. Jika berhasil menembus skuad final Piala Dunia 2026, ia akan menutup lingkaran sejarah yang dimulai oleh ayahnya tiga dekade lalu.
Keberhasilan Como dalam menembus Liga Champions juga memberi Nico eksposur internasional yang lebih luas. Kompetisi Eropa akan mempertemukannya dengan pemain-pemain kelas dunia, meningkatkan pengalaman serta kualitas permainan yang dapat ia bawa kembali ke timnas. Hal ini sejalan dengan strategi Scaloni untuk menyiapkan generasi penerus yang siap bersaing di level tertinggi.
Meski masih ada tantangan, terutama dalam menyesuaikan diri dengan intensitas internasional dan persaingan posisi di dalam tim, optimisme tetap menggelora. Pelatih Argentina diyakini akan memberikan kesempatan kepada Nico dalam fase kualifikasi dan pertandingan persahabatan, menguji kemampuannya secara langsung di bawah bendera Albiceleste.
Dengan kombinasi prestasi klub, warisan keluarga, dan potensi taktis yang luas, Nico Paz berada di jalur yang tepat untuk menjadi bagian penting dalam skema permainan Argentina menjelang Piala Dunia 2026. Jika ia dapat mengoptimalkan peluang yang ada, nama Nico Paz akan segera bersaing bersama legenda Argentina lainnya dalam catatan sejarah sepak bola internasional.