Berita Pilihan

Drama Playoff MPL ID S17: ONIC & Team Liquid Kuasai Atas, Alter Ego & RRQ Gagal Total

admin ·
Drama Playoff MPL ID S17: ONIC & Team Liquid Kuasai Atas, Alter Ego & RRQ Gagal Total

Berita Pilihan 26 Mei 2026 – MPL ID S17 berakhir dengan sorotan tajam pada persaingan sengit di fase reguler yang menampilkan enam tim melaju ke babak playoff, sementara tiga tim besar terpuruk dan gagal melanjutkan perjuangan mereka.

Setelah sembilan tim bertarung dalam serangkaian pertandingan hingga pekan ke-9, klasemen akhir menegaskan dominasi ONIC Esports dan Team Liquid ID yang masing-masing mengumpulkan 13 dan 10 poin. Kedua tim ini otomatis menempati posisi pertama dan kedua, memastikan mereka langsung masuk ke Upper Bracket pada fase playoff, sebuah keuntungan strategis yang memberi kesempatan kedua bila terjadi kekalahan.

Baca juga:

Berikut rangkuman poin akhir semua tim yang berpartisipasi pada MPL ID S17:

Posisi Tim Poin
1 ONIC Esports 13
2 Team Liquid ID 10
3 Dewa United Esports 9
4 Bigetron by Vitality 9
5 EVOS Esports 8
6 Geek Fam 8
7 Alter Ego Esports 7
8 Natus Vincere (NAVI) 6
9 RRQ Hoshi 2

Enam tim teratas melaju ke babak playoff yang dijadwalkan pada 10‑14 Juni 2026 di Jakarta International Velodrome. Format yang diterapkan adalah hybrid elimination: tim peringkat tiga hingga enam bersaing di ronde pertama dengan sistem single elimination, sementara ONIC dan Team Liquid menunggu di Upper Bracket untuk memulai dari ronde kedua dengan format double elimination.

Kejutan terbesar datang dari tiga tim yang gagal lolos. Alter Ego Esports, yang sebelumnya menjadi runner‑up pada MPL ID Season 16 dan bahkan menjuarai M7 World Championship, terpaksa mengakhiri kampanye mereka setelah kekalahan 1‑2 melawan RRQ Hoshi pada pekan terakhir. Sementara RRQ Hoshi, yang selama dua musim terakhir selalu berada di posisi atas, menutup musim dengan hanya 2 poin, menandai rekor terburuk dalam sejarah tim tersebut. NAVI, yang juga dikenal sebagai tim internasional kuat, berakhir di posisi kedelapan dengan 6 poin dan tidak berhasil menembus babak playoff.

Baca juga:

Keberhasilan ONIC Esports dan Team Liquid ID tidak lepas dari konsistensi performa mereka sepanjang reguler. ONIC menorehkan 13 kemenangan tanpa kekalahan, menunjukkan strategi yang matang dan adaptasi hero yang cepat. Team Liquid, meski hanya mengumpulkan 10 kemenangan, berhasil menahan tekanan dari tim‑tim papan atas lain dan menempati posisi kedua secara meyakinkan.

Berikut rangkaian format playoff secara singkat:

  • Ronde Play‑Ins (Single Elimination): Tim peringkat 3‑6 bertarung, pemenang melaju ke Upper Bracket.
  • Upper Bracket (Double Elimination): ONIC dan Team Liquid menunggu, memiliki kesempatan kedua bila kalah.
  • Lower Bracket (Single Elimination): Tim yang kalah di Upper Bracket bertarung untuk tetap hidup.
  • Grand Final (Best of Seven): Penentuan juara akhir MPL ID S17.

Analisis taktik menunjukkan bahwa ONIC mengandalkan kombinasi hero tank kuat dan burst damage, sementara Team Liquid lebih menekankan kontrol area dan rotasi cepat. Kedua tim juga memanfaatkan meta terbaru yang menonjolkan hero‑hero support dengan sustain tinggi, memberikan keunggulan dalam pertempuran tim panjang.

Baca juga:

Dengan hasil ini, harapan besar kini tertuju pada ONIC Esports dan Team Liquid ID untuk menorehkan gelar juara pertama mereka di MPL ID S17. Sementara itu, Alter Ego, RRQ Hoshi, dan NAVI harus melakukan evaluasi menyeluruh, memperbaiki roster, dan menyesuaikan strategi agar dapat kembali bersaing pada musim berikutnya.

Secara keseluruhan, MPL ID S17 menyajikan kompetisi yang lebih ketat dibandingkan musim sebelumnya, menandai era baru persaingan esports Mobile Legends di Indonesia. Penonton dapat menantikan pertarungan dramatis pada fase playoff yang akan menentukan siapa yang akan mengangkat trofi MPL ID tahun ini.