Koperasi Merah Putih di Semarang Hadapi Kelangkaan Minyak Goreng Bersubsidi
Berita Pilihan 09 Mei 2026 – Kelangkaan minyak goreng bersubsidi Minyakita di pasaran tidak hanya dirasakan oleh konsumen, tetapi juga oleh pengurus Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih sebagai pemasar. Ketua Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) Sembungharjo, Sunari, mengatakan bahwa untuk mendapatkan pasokan barang-barang bersubsidi ini ternyata tidak segampang yang diharapkan.
Menurut Sunari, sebelum Lebaran, pihaknya mendapat alokasi 30 karton per minggu. Stok minyak goreng subsidi itu bisa terjual dalam waktu 1-2 hari. Namun, sejak Ramadan, pasca Lebaran hingga sekarang, pasokan minyak nol. Kondisi kelangkaan Minyakita ini berdampak pada penurunan omzet di KKMP Sembungharjo yang menjalankan bidang usaha penjualan sembako.
Sementara itu, di Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, Koperasi Merah Putih (KMP) Kelurahan Kahuripan siap beroperasi. Pemerintah menetapkan alokasi 58,03 persen dana desa atau senilai Rp34,57 triliun untuk pengembangan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) serta menargetkan 30 ribu gedung koperasi beroperasi pada Juli-Agustus 2026.
Kelangkaan Minyakita juga dirasakan oleh Koperasi Kelurahan Merah Putih di Semarang. Ketua KKMP Sampangan, Kuncar Asriyanto, mengakui bahwa pasokan Minyakita tersendat hingga saat ini. Bahkan, komoditas tersebut sekarang ini tidak tersedia di koperasi. Permintaan tinggi terhadap Minyakita di KKMP Sampangan dipengaruhi oleh faktor harga yang lebih terjangkau.
Harga minyak di luaran bisa mencapai Rp18 ribu per liter, bahkan ada yang Rp21 ribu atau Rp22 ribu. Namun, di koperasi yang dikelolanya, harga minyak untuk anggota adalah Rp15.500 per liter, meskipun harga eceran tertinggi (HET) adalah Rp15.700. Koperasi berharap dukungan pasokan dari Bulog serta ID Food terkait kelancaran dan ketersediaan pasokan komoditas bersubsidi yang dijual di koperasi.
Dengan adanya kelangkaan Minyakita, koperasi di Semarang berharap agar pemerintah dapat meningkatkan pasokan minyak goreng bersubsidi. Hal ini dapat membantu meningkatkan ketersediaan minyak goreng di pasaran dan mengurangi dampak kelangkaan Minyakita terhadap masyarakat.