Chico Aura Main Rangkap di Sirnas, Awal Karier Baru di TNI AL
Berita Pilihan 06 Mei 2026 – Chico Aura Dwi Wardoyo, mantan anggota Pelatnas PBSI yang sempat menjadi pelapis Anthony Sinisuka Ginting dan Jonatan Christie, kini menapaki babak baru dalam kariernya sebagai prajurit Angkatan Laut Republik Indonesia (TNI AL). Sejak Maret 2024, ia ditempatkan di Komando Pembinaan Doktrin Pendidikan dan Latihan Angkatan Laut (Kodiklatal) dan tetap aktif di dunia bulu tangkis, menampilkan semangat kompetitif yang tak luntur.
Keputusan Chico kembali ke kompetisi nasional terwujud pada ajang Sirkuit Nasional A (Sirnas A) Jawa Tengah 2026 yang digelar di GOR Djarum, Kudus, dari 4 hingga 9 Mei 2026. Turnamen ini mempertemukan atlet dari tiga kelompok usia—remaja (U17), taruna (U19), dan dewasa—dengan total 15 nomor pertandingan, termasuk tunggal putra, tunggal putri, ganda putra, ganda putri, serta ganda campuran.
Berbeda dengan penampilan sebelumnya yang hanya di kategori tunggal putra, Chico memilih menantang diri dengan bermain rangkap, yakni sekaligus mengikuti nomor tunggal putra dan ganda campuran. Di ganda campuran, ia berpasangan dengan Sersan Dua Rachel Ayu Purwanti Janis, anggota Angkatan Laut yang juga aktif dalam dunia bulu tangkis. Pasangan baru ini merupakan inisiatif pelatih di Kodiklatal yang ingin memberikan pengalaman kompetitif ganda campuran kepada prajurit atletik.
Chico mengakui bahwa pengalaman pertama bermain rangkap di turnamen resmi menimbulkan rasa kagok. “Ini pertama kalinya saya masuk nomor ganda campuran di kejuaraan resmi, jadi banyak hal yang harus saya adaptasi, terutama sinkronisasi dengan pasangan,” ujarnya dalam wawancara pasca pertandingan. Meskipun demikian, ia menilai pengalaman ini sangat berharga untuk mengasah kemampuan taktik dan mental.
Berikut hasil singkat pertandingan ganda campuran Chico/Rachel pada fase grup Sirnas A Jawa Tengah 2026:
- Chico/Rachel vs Muhammad Rakha Izaz / Sarah Daisy Theresia Christina Rambitan (Jakarta) – 17-21, 17-21 (kalah).
Pasangan lawan, yang dikenal dengan sebutan “gado-gado” karena kombinasi pemainnya, menunjukkan keunggulan dalam kecepatan dan koordinasi. Meskipun hasilnya tidak menguntungkan, Chico tetap optimis. “Kekalahan ini memberi pelajaran, dan saya yakin ke depannya kami bisa tampil lebih baik,” tegasnya.
Di nomor tunggal putra, Chico menampilkan permainan yang lebih stabil, memanfaatkan pengalaman sebagai pelapis pemain top. Ia berhasil melaju hingga babak perempat final, namun harus menyerah pada pemain muda berbakat yang menguasai serangan smash.
Penampilan ganda campuran dan tunggal putra ini menandai langkah penting dalam integrasi antara dunia militer dan olahraga. Kabarnya, Kodiklatal memberikan fasilitas latihan yang memadai, termasuk akses ke lapangan bulu tangkis berstandar internasional dan program kebugaran khusus untuk atlet militer. Selain itu, Chico tetap terdaftar sebagai anggota PB Exist Badminton Club, yang memungkinkan ia berkompetisi di level klub sambil menjalankan tugas militer.
Reaksi publik dan penggemar bulu tangkis pun positif. Banyak yang memuji keberanian Chico untuk mengeksplorasi peran ganda campuran, sekaligus menilai keputusan bergabung dengan TNI AL sebagai langkah strategis untuk menjamin stabilitas karier pasca atletik. Sekjen PBSI, Ricky Subagja, dalam sambutan di pembukaan Sirnas A Jawa Timur 2026, menekankan pentingnya dukungan institusi militer terhadap pengembangan atlet muda.
Secara keseluruhan, penampilan Chico Aura di Sirnas A Jawa Tengah 2026 menunjukkan bahwa transisi dari atlet nasional ke prajurit militer tidak harus mengorbankan ambisi kompetitif. Dengan dukungan Kodiklatal dan semangat pantang menyerah, ia berpotensi menjadi contoh inspiratif bagi atlet lain yang mempertimbangkan karier ganda di bidang militer.
Ke depan, Chico menargetkan peningkatan performa di nomor ganda campuran, berharap dapat menembus babak semifinal dalam turnamen-turnamen selanjutnya. Ia juga menyiapkan diri untuk mengikuti ajang internasional yang akan datang, dengan harapan dapat mengharumkan nama TNI AL di panggung bulu tangkis dunia.