Berita Pilihan

Cardi B Bikin Geger: Dari Lagu Anak Indonesia hingga Penampilan Met Gala yang Kontroversial

admin ·
Cardi B Bikin Geger: Dari Lagu Anak Indonesia hingga Penampilan Met Gala yang Kontroversial

Berita Pilihan 05 Mei 2026 – Rapper asal Amerika Serikat yang dikenal dengan persona flamboyannya kembali menjadi sorotan publik pada bulan Mei 2026. Dalam dua peristiwa berbeda namun sekaligus viral, ia menunjukkan sisi yang tak terduga: menikmati musik anak-anak Indonesia dalam siaran langsung serta menampilkan gaun Met Gala 2026 yang memicu perdebatan luas di media sosial.

Pada 5 Mei 2026, Cardi B melakukan siaran langsung lewat platform Instagram, menyiapkan suasana santai bersama anaknya. Tanpa disadari, ia memutar dua lagu tradisional Indonesia, “Pok Ame Ame” dan “Cit Cit Cuit”. Kedua lagu tersebut memiliki sejarah panjang; “Pok Ame Ame” pertama kali dipopulerkan oleh Chica Koeswoyo pada era 1970-an, sedangkan “Cit Cit Cuit” merupakan karya Sunar One yang melejit pada era 1990-an. Selama siaran, sang rapper tampak menikmati irama sambil menggoyang badan, bahkan mencoba mengulangi lirik yang tidak ia mengerti. “Apakah ada yang tahu bahasa apa ini? Aku nggak tahu bahasa apa ini,” ujarnya, menambah kehangatan momen tersebut.

Baca juga:

Reaksi netizen mengalir deras. Beberapa pengguna Twitter (sekarang X) menulis, “Dia sampai hafal gerakan ciluk ba,” sementara yang lain menambahkan, “Kerasa banget kayak kita tetanggaan.” Popularitas video tersebut melesat, menandai satu lagi contoh bagaimana artis internasional dapat menjadi jembatan budaya secara tak terduga.

Sementara itu, pada tanggal 4 Mei 2026, acara tahunan Met Gala di Metropolitan Museum of Art menyambut kedatangan Cardi B dengan sorotan yang tak kalah intens. Tema tahun ini, “Costume Art,” mengundang para desainer untuk mengekspresikan seni melalui pakaian. Cardi B memilih gaun Marc Jacobs yang terbuat dari bahan transparan dengan lapisan renda hitam, menimbulkan perbandingan visual yang kontroversial. Pengguna media sosial menyebutnya “intestines” atau “human colon,” sementara pihak lain menafsirkan tampilan tersebut sebagai referensi pada karya seni surealis “The Doll” karya Hans Bellmer.

Rapper tersebut menjelaskan bahwa inspirasinya berasal dari gambar-gambar Bellmer yang menyoroti tubuh perempuan yang terdistorsi namun hidup. “Kami selalu berusaha memastikan setiap detail menjadi ikonik,” katanya dalam wawancara dengan The Hollywood Reporter pada 2024, menegaskan komitmennya terhadap fashion sebagai medium ekspresi.

Baca juga:

Tak lama setelah penampilan di Met Gala, Cardi B dilaporkan mengalami demam tinggi namun tetap berusaha hadir di karpet merah. Dalam sebuah pernyataan singkat kepada media, ia mengungkapkan, “Saya sebenarnya sakit, tapi tetap datang demi para penggemar.” Keputusan tersebut menambah dimensi lain pada narasi publik tentang dedikasinya, sekaligus menimbulkan pertanyaan tentang tekanan industri hiburan.

Di luar dunia hiburan, nama Cardi B kembali muncul dalam berita hukum. Sebuah laporan mengungkap dugaan upaya hukum senilai $600.000 terhadap mantan suaminya, Offset. Langkah tersebut memicu kemarahan para netizen yang menilai tindakan itu berlebihan. Meskipun belum ada pernyataan resmi dari kedua belah pihak, kontroversi ini menambah lapisan kompleksitas dalam citra publik sang artis.

Berbagai peristiwa ini mencerminkan bagaimana figur publik dapat menjadi titik fokus beragam diskusi: budaya, fashion, kesehatan, hingga hukum. Dari sebuah live streaming yang menampilkan lagu anak Indonesia hingga gaun Met Gala yang menantang norma estetika, Cardi B terus memperlihatkan bahwa ia tidak hanya sekadar musisi, melainkan simbol dinamika global yang selalu menarik perhatian.

Baca juga:

Kesimpulannya, kehadiran Cardi B dalam dua arena berbeda pada bulan Mei ini menegaskan peran penting artis internasional dalam memengaruhi tren budaya dan mode, sekaligus menimbulkan perdebatan yang memperkaya wacana publik.