Berita Pilihan

Jennie BLACKPINK Hidupkan Kembali Tren Skinny Brows di Met Gala 2026, Bikin Dunia Fashion Terpukau

admin ·
Jennie BLACKPINK Hidupkan Kembali Tren Skinny Brows di Met Gala 2026, Bikin Dunia Fashion Terpukau

Berita Pilihan 06 Mei 2026 – Met Gala 2026 kembali menjadi sorotan utama dunia mode, dan salah satu momen paling ikonik datang dari Seoul. Jennie, anggota BLACKPINK yang kini menjabat sebagai global ambassador Chanel, muncul di karpet merah dengan penampilan yang sekaligus menegaskan statusnya sebagai trendsetter internasional. Dalam balutan gaun mosaik Chanel berhiaskan lebih dari 15.000 payet metalik, Jennie tidak hanya memukau lewat pakaian, tetapi juga menghidupkan kembali tren *skinny brows* yang sempat terpinggirkan sejak era 1990-an.

Acara tahun ini mengusung tema “Costume Art: The Dressed Body in Art History”, menantang para tamu untuk menafsirkan tubuh sebagai karya seni. Jennie menjawab tantangan tersebut dengan gaun strapless berdesain khusus yang memakan waktu pengerjaan hingga 540 jam. Setiap kepingan payet, berbentuk daun, disusun secara manual sehingga menghasilkan kilau dramatis yang berubah-ubah sesuai sudut cahaya. Model rambut twisted updo yang elegan serta poni artistik melengkapi siluet, namun yang paling mencuri perhatian adalah riasan alisnya.

Baca juga:
  • Skinny brows: alis tipis hampir tidak ada pada era 90-an, kini kembali menjadi simbol keberanian estetika.
  • Warna alis: dipilih warna hitam pekat untuk menonjolkan kontras dengan gaun biru metalik.
  • Teknik: alis diraut dengan teknik microblading ultra‑thin, menghasilkan garis yang hampir tak terlihat namun tetap terdefinisi.

Keputusan Jennie untuk mengadopsi *skinny brows* bukan sekadar nostalgia. Alis yang super tipis memberi kesan wajah yang lebih tajam dan menambah kesan avant‑garde pada keseluruhan penampilan. Para pakar kecantikan mencatat bahwa tren ini menantang standar kecantikan konvensional yang selama ini mengedepankan alis tebal dan penuh. “Jennie berhasil menggabungkan estetika retro dengan sentuhan modern, menjadikan *skinny brows* sebagai simbol kekuatan ekspresi diri,” ujar seorang stylist terkemuka dalam sebuah wawancara singkat di belakang panggung.

Reaksi publik pun mengalir deras di media sosial. Netizen memuji keberanian Jennie, meski sebagian kecil menganggap alis terlalu ekstrem. Hashtag #JennieSkinnyBrows dan #MetGala2026 menjadi trending topic selama beberapa jam setelah acara. Banyak fashion blogger menyoroti bagaimana alis tipis tersebut menyeimbangkan kemewahan gaun Chanel, menciptakan harmoni visual antara detail pakaian yang sarat ornamen dan fitur wajah yang minimalis.

Baca juga:

Kehadiran lengkap keempat anggota BLACKPINK – Jennie, Lisa, Rosé, dan Jisoo – juga menjadi catatan sejarah. Ini pertama kalinya grup K‑pop tersebut menjejakkan kaki bersama di Met Gala, memperlihatkan sinergi antara musik, fashion, dan seni visual. Lisa menampilkan gaun putih futuristik karya Robert Wun, Rosé memilih hitam berhiaskan bro bird motif YSL, dan Jisoo debut dengan gaun Dior bernuansa impresionisme. Keseluruhan tampilan mereka memperkuat pesan tema “Fashion Is Art” yang diusung oleh Costume Institute.

Pengaruh Jennie tidak berhenti pada karpet merah. Sejak Met Gala, permintaan akan produk kecantikan yang memungkinkan *skinny brows* melambung, baik dalam bentuk pensil alis ultra‑fine maupun teknik microblading. Beberapa merek K‑beauty meluncurkan koleksi edisi terbatas yang terinspirasi dari penampilan tersebut, menandai pergeseran tren global kembali ke era retro. Bahkan desainer lain mulai bereksperimen dengan alis tipis dalam koleksi runway Musim Gugur 2026, membuktikan bahwa satu keputusan estetika dapat memicu gelombang perubahan dalam industri.

Baca juga:

Secara keseluruhan, penampilan Jennie di Met Gala 2026 menegaskan peran penting selebriti Korea dalam mengarahkan arah mode dunia. Dengan memadukan gaun haute couture, detail pengerjaan yang memakan ratusan jam, dan kebanggaan menghidupkan kembali *skinny brows*, ia tidak hanya mencuri sorotan malam itu, tetapi juga menulis babak baru dalam evolusi standar kecantikan internasional.