Berita Pilihan

Kebakaran Anisa Rahma: Rumah Masa Kecil Hancur, Dokumen dan Barang Berharga Ludes

admin ·
Kebakaran Anisa Rahma: Rumah Masa Kecil Hancur, Dokumen dan Barang Berharga Ludes

Berita Pilihan 04 Mei 2026 – Bandung, Jawa Barat – Pada dini hari Kamis, 30 April 2026, rumah yang telah menjadi saksi masa kecil penyanyi dan mantan anggota Cherrybelle, Anisa Rahma, terbakar hebat. Kebakaran yang diperkirakan berasal dari lilin tak terpadamkan itu meluluhlantakkan hampir seluruh bangunan, menghancurkan dokumen penting, foto-foto kenangan, serta barang-barang berharga yang tidak tergantikan.

Menurut keterangan suami Anisa, Anandito Dwis, kebakaran terjadi sekitar pukul 03.00 WIB ketika seluruh anggota keluarga sedang tertidur lelap. Asisten rumah tangga menjadi orang pertama yang menyadari adanya asap tebal yang memenuhi ruang tamu, memaksa mereka untuk segera melarikan diri. Dalam hitungan menit, api sudah meluas ke ruang makan, dapur, dan kamar tidur, menjadikan upaya pemadaman manual oleh suami tak berpengaruh signifikan.

Baca juga:

“Kami terkejut dan panik, terutama melihat api yang semakin membesar. Prioritas utama adalah menyelamatkan anak‑anak dan anggota keluarga lainnya, bukan barang‑barang,” ujar Anandito dalam wawancara dengan media. Ia menambahkan bahwa sekitar dua belas orang, termasuk dua anak balita, satu bayi, serta orang tua Anisa, berada di dalam rumah pada saat kejadian.

Setelah berhasil dievakuasi, seluruh anggota keluarga mengungsi sementara di rumah Ketua RW setempat. Kondisi emosional mereka masih terguncang, terutama mengingat rumah tersebut telah menjadi tempat tinggal selama lebih dari dua puluh tahun, sekaligus menjadi saksi masa kecil Anisa bersama ibunya.

Berikut adalah rangkuman kerusakan yang dilaporkan:

Baca juga:
  • Bangunan: Lebih dari 80% struktur rumah rusak parah, dengan atap, dinding, dan plafon hancur total.
  • Dokumen penting: Kartu identitas, akta kelahiran, sertifikat properti, serta arsip foto-foto keluarga hilang terbakar.
  • Barang berharga: Perabotan rumah tangga, televisi, sofa, serta perhiasan keluarga tidak dapat diselamatkan.
  • Hewan peliharaan: Tidak ada laporan kerusakan pada hewan peliharaan.

Selain kerugian material, kebakaran ini juga menimbulkan dampak psikologis yang signifikan. Ibu Anisa, yang berada di dalam rumah saat api melanda, sempat mengalami shock berat dan menolak keluar dari rumah. “Mama merasa bersalah dan sedih,” kata Anandito, menambahkan perasaan bersalah yang dirasakan oleh ibu mertua.

Petugas pemadam kebakaran dari Dinas Pemadam Kebakaran Kota Bandung tiba di lokasi dalam waktu singkat dan melakukan pemadaman intensif selama kurang lebih satu jam. Bantuan warga sekitar juga berperan penting dalam mengendalikan api sebelum meluas ke rumah tetangga.

Kejadian ini menjadi peringatan keras bagi banyak orang tentang bahaya penggunaan lilin tanpa pengawasan. Lilin yang awalnya dinyalakan untuk mengusir lalat ternyata menjadi pemicu kebakaran yang menghanguskan rumah berusia puluhan tahun.

Baca juga:

Di tengah proses pemulihan, Anisa Rahma dan keluarga kini tengah mencari opsi tempat tinggal sementara dan berusaha mengumpulkan kembali barang‑barang yang masih dapat diselamatkan dari puing‑puing. “Kami berterima kasih kepada Tuhan karena semua anggota keluarga selamat, meski harus rela meninggalkan rumah bersejarah kami,” ungkap Anisa dalam pernyataan singkat.

Kebakaran Anisa menimbulkan empati luas di kalangan netizen, dengan banyak yang mengirimkan doa serta dukungan moral kepada keluarga. Pemerintah daerah Bandung juga menyatakan kesiapan membantu proses relokasi dan rehabilitasi rumah.

Dengan segala kerugian yang dialami, harapan besar tetap terletak pada pemulihan emosional dan material keluarga. Kejadian ini sekaligus mengingatkan pentingnya keselamatan rumah tangga, terutama dalam mengelola sumber api sederhana seperti lilin.