Berita Pilihan

Layvin Kurzawa Bungkam Tuduhan Rasisme, Dukung Marc Klok dan Soroti Kebangkitan Persib Bandung

admin ·
Layvin Kurzawa Bungkam Tuduhan Rasisme, Dukung Marc Klok dan Soroti Kebangkitan Persib Bandung

Berita Pilihan 03 Mei 2026 – Layvin Kurzawa, bek asal Prancis yang kini memperkuat Persib Bandung, mengeluarkan pernyataan tegas di media sosial setelah rekan setimnya, kapten Marc Klok, dituduh melakukan tindakan rasisme dalam laga pekan ke-30 Super League 2025-2026 melawan Bhayangkara FC. Kurzawa menegaskan bahwa tuduhan tersebut merupakan kesalahpahaman dan menolak segala bentuk diskriminasi di dunia sepak bola.

Insiden bermula ketika Marc Klok meminta pemain lawan, Henri Doumbia, untuk segera mengembalikan bola agar pertandingan dapat dilanjutkan. Klok mengaku hanya mengucapkan kalimat “give me the ball back”, namun pihak Bhayangkara FC melaporkan bahwa mereka mendengar kata “black” yang dianggap mengarah pada hinaan rasial. Klok kemudian meminta maaf setelah Doumbia menyatakan telah mengira kata tersebut.

Baca juga:

Menanggapi situasi tersebut, Kurzawa mengunggah Instagram Story yang menegaskan dukungannya kepada Klok. “Saya menentang segala bentuk rasisme. Saya sepenuhnya mendukung kapten saya,” tulis Kurzawa, menambahkan bahwa ia mengenal karakter Klok sebagai sosok profesional yang menjunjung tinggi sportivitas. “Saya tahu siapa dia dan apa yang dia perjuangkan. Tidak ada tempat bagi rasisme, sama sekali,” tegasnya kembali.

Pernyataan Kurzawa tidak hanya menjadi pembelaan pribadi, melainkan juga mencerminkan posisi Persib Bandung secara resmi. Manajemen klub menuntut bukti yang jelas dari pihak yang mengajukan tuduhan, menekankan pentingnya proses investigasi yang transparan, objektif, dan adil. Klub menambahkan bahwa semua pihak harus menahan diri dari spekulasi dan mengedepankan asas praduga tak bersalah demi menjaga kondusivitas kompetisi.

Sementara polemik tersebut masih berlangsung, Persib Bandung berhasil menorehkan kemenangan dramatis 4-2 atas Bhayangkara FC di Stadion PKOR Sumpah Pemuda, Bandar Lampung. Tim sempat tertinggal dua gol di menit awal melalui gol Henri Doumbia (6′) dan Moussa Sidibe (26′). Namun, tekad juara muncul ketika Federico Barba menyamakan kedudukan lewat gol balasan pada menit 45+2′, diikuti Berguinho (49′), Beckham Putra (60′) dan Adam Alis (89′) yang memastikan keunggulan akhir.

Baca juga:

Keterlibatan Kurzawa dalam pertandingan tersebut sangat signifikan. Ia masuk pada babak kedua menggantikan Robi Darwis dan dalam tiga menit pertama memberikan assist krusial kepada Berguinho pada menit ke-49. Kontribusi tersebut menjadi salah satu faktor utama yang mengubah arus pertandingan, membantu Persib bangkit dari ketertinggalan dan meraih tiga poin penting.

Kemenangan tersebut mengangkat Persib ke puncak klasemen sementara dengan total 69 poin, menyamakan poin dengan Borneo FC namun unggul berkat catatan head-to-head. Dengan empat laga tersisa, tim Bojan Hodak bertekad menyapu bersih sisa pertandingan untuk mengamankan gelar juara liga tiga musim berturut-turut, sebuah prestasi bersejarah bagi Maung Bandung.

Di luar lapangan, Kurzawa juga menyoroti kolaborasi bilateral antara Kedutaan Besar Prancis, Federasi Sepak Bola Prancis (FFF), dan PSSI yang berfokus pada pengembangan sepak bola wanita di Indonesia. Ia menyatakan komitmen pribadi untuk mendukung inisiatif tersebut, menambah dimensi sosial dalam peranannya sebagai pemain internasional.

Baca juga:

Secara keseluruhan, pernyataan Layvin Kurzawa memperkuat solidaritas internal tim dan menegaskan sikap nol toleransi terhadap rasisme. Sementara proses disiplin masih menunggu keputusan otoritas, fokus Persib tetap pada performa di lapangan, dengan harapan dapat menutup musim dengan gelar juara dan mengukir catatan positif dalam sejarah klub.