Honda BeAT Connected 125 2026: Mesin eSP+ Irit, Bertenaga, Harga Mulai Rp19,5 Jutaan
Berita Pilihan 02 Mei 2026 – Honda kembali menggebrak pasar skutik Indonesia dengan meluncurkan varian terbaru, Honda BeAT Connected 125 tahun 2026. Model ini mengusung mesin eSP+ berkapasitas 124,9 cc, teknologi konektivitas canggih, serta efisiensi bahan bakar yang menawan, menjadikannya pilihan utama bagi pengendara perkotaan yang mengutamakan kepraktisan dan nilai ekonomis.
Mesin eSP+ (Enhanced Smart Power) yang dipasang pada BeAT Connected 125 merupakan evolusi dari generasi eSP sebelumnya. Dengan sistem pendingin cairan, injeksi bahan bakar elektronik, serta sistem start‑stop otomatis, mesin ini mampu menghasilkan tenaga maksimum 11,2 tenaga kuda pada 8.500 rpm dan torsi 10,6 Nm pada 6.500 rpm. Efisiensi bahan bakar tercapai berkat rasio kompresi yang lebih tinggi serta pengurangan gesekan internal, sehingga konsumen dapat menempuh rata‑rata 55 km per liter pada kondisi perkotaan.
Spesifikasi Teknis
| Spesifikasi | Detail |
|---|---|
| Mesin | eSP+ 124,9 cc, 4‑tak, pendingin cairan |
| Daya Maksimum | 11,2 PS @ 8.500 rpm |
| Torsi | 10,6 Nm @ 6.500 rpm |
| Sistem Bahan Bakar | Injeksi elektronik dengan start‑stop |
| Transmisi | V‑belt otomatis |
| Konsumsi BBM | ≈ 55 km/l (perkota) |
| Kapasitas Tangki | 5,5 liter |
| Dimensi | 1.840 x 680 x 1.060 mm |
| Berat Kosong | 112 kg |
Selain performa mesin, Honda menambahkan paket konektivitas yang disebut “Connected”. Fitur ini meliputi sistem Bluetooth terintegrasi, GPS tracking, serta aplikasi seluler yang memungkinkan pemilik memantau kondisi kendaraan, lokasi, dan status pemeliharaan secara real‑time. Antarmuka pengguna didesain sederhana, cocok untuk pengendara yang belum terbiasa dengan teknologi canggih namun tetap menginginkan kemudahan akses informasi.
Segmen harga BeAT Connected 125 dimulai dari Rp19,5 jutaan untuk tipe standar, sementara varian premium dengan tambahan lampu LED, panel instrumen digital, dan pelindung kaki berwarna hitam tersedia dengan harga maksimal Rp21,3 jutaan. Harga tersebut masih berada di bawah kompetitor utama di kelas skutik 125 cc, seperti Yamaha Mio Sporty 125 dan Suzuki Satria 125, yang biasanya dibanderol antara Rp21 jutaan hingga Rp23 jutaan.
Jika dibandingkan dengan saudara sekelasnya, Honda Scoopy 125 yang masih memakai mesin eSP konvensional, BeAT Connected 125 menunjukkan keunggulan signifikan dalam hal efisiensi bahan bakar. Data konsumsi Scoopy 125 berkisar 48‑50 km/l, sedangkan BeAT Connected 125 mencapai 55 km/l. Perbedaan ini disebabkan oleh optimasi pendinginan cairan serta sistem start‑stop yang mematikan mesin secara otomatis ketika kendaraan berhenti dalam kemacetan.
Peluncuran model ini diharapkan dapat meningkatkan pangsa pasar Honda di segmen skutik menengah ke atas, khususnya di kota‑kota besar seperti Jakarta, Surabaya, dan Bandung, di mana mobilitas tinggi menuntut kendaraan yang ringan, irit, dan terhubung. Analis industri memperkirakan penjualan BeAT Connected 125 dapat mencapai 30.000 unit pada tahun pertama, mengingat daya tarik kombinasi harga kompetitif, teknologi eSP+, dan fitur konektivitas yang belum banyak ditawarkan oleh pesaing.
Dengan mengusung mesin yang lebih efisien, desain yang tetap stylish, serta paket konektivitas yang relevan dengan gaya hidup digital, Honda BeAT Connected 125 2026 menjadi contoh nyata bagaimana produsen motor skutik dapat berinovasi tanpa mengorbankan nilai ekonomis. Konsumen yang menginginkan kendaraan harian yang dapat diandalkan, hemat bahan bakar, serta terhubung dengan aplikasi smartphone kini memiliki alternatif yang menarik di pasar Indonesia.