Vlahovic Dijadwalkan Jadi Starter Juventus vs Verona Usai Milan Mundur, Juventus Tunda Negosiasi Transfer
Berita Pilihan 01 Mei 2026 – Juventus menyiapkan susunan pemain untuk laga melawan Hellas Verona di Serie A dengan menempatkan striker Serbia, Dusan Vlahovic, sebagai starter. Keputusan itu muncul setelah spekulasi panjang mengenai status Vlahovic di klub, termasuk tawaran dari AC Milan yang akhirnya dibatalkan karena tuntutan gaji yang dianggap terlalu tinggi.
Menurut sumber internal klub, Vlahovic dipandang sebagai pilihan utama untuk mengisi peran utama di lini depan. Manajer Juventus, Massimiliano Allegri, mengungkapkan bahwa pemain muda tersebut memiliki kualitas fisik dan teknik yang dapat mengancam pertahanan lawan, terutama dalam pertandingan melawan tim yang cenderung defensif seperti Verona.
Masalah transfer Vlahovic sempat memanas ketika AC Milan mengumumkan minat serius untuk mengamukinya. Namun, negosiasi terhenti ketika pihak Milan menilai permintaan gaji Vlahovic tidak sejalan dengan kebijakan keuangan klub. “Kami harus menghormati keinginan pemain, tetapi juga menjaga keseimbangan finansial,” ujar juru bicara Milan dalam pernyataan resmi.
Sementara itu, Juventus tampak enggan untuk mempercepat pembicaraan transfer. Pihak manajemen mengklaim bahwa mereka masih menilai performa Vlahovic dalam beberapa laga terakhir sebelum mengambil keputusan akhir. Dalam sebuah wawancara, direktur olahraga Juventus, Fabio Paratici, menekankan bahwa klub tidak ingin terburu‑buru dan lebih memilih menilai perkembangan pemain secara menyeluruh.
Berbagai alasan di balik penundaan ini dijabarkan oleh mantan pemain Juventus, Massimo Moretto, yang mengungkapkan dua faktor utama:
- Keinginan klub untuk melihat konsistensi Vlahovic dalam mencetak gol dan kontribusi asistensi sebelum menandatangani kontrak jangka panjang.
- Kekhawatiran tentang beban gaji yang dapat mempengaruhi struktur upah tim, khususnya mengingat kebijakan Financial Fair Play yang ketat.
Selain itu, laporan internal menyebutkan bahwa rekan satu tim Vlahovic, seperti Angelis di lini tengah dan Federico Chiesa di sayap, mendukung agar Vlahovic mendapatkan menit bermain penuh. “Kami semua ingin dia sukses, karena ketika dia dalam kondisi terbaik, tim kami menjadi lebih berbahaya,” ujar Yildiz, salah satu gelandang Juventus, dalam sesi latihan.
Berita lain yang menarik perhatian publik adalah rekomendasi dari mantan striker legendaris Juventus, Fabrizio Ravanelli, yang menyarankan agar klub mempertimbangkan talenta muda lain, termasuk pemain asal Arsenal, untuk memperkuat skuad. Ravanelli menilai bahwa diversifikasi opsi dapat memberikan tekanan lebih pada Vlahovic untuk tampil maksimal.
Dengan kondisi ini, pertandingan melawan Hellas Verona menjadi momen penting bagi Vlahovic untuk membuktikan dirinya. Jika ia berhasil mencetak gol atau memberikan kontribusi signifikan, peluangnya untuk tetap menjadi bagian integral Juventus akan semakin kuat, sekaligus menutup spekulasi mengenai kemungkinan transfer ke klub lain.
Secara keseluruhan, situasi Vlahovic mencerminkan dinamika transfer modern di sepak bola, di mana faktor finansial, performa, dan tekanan tim bersatu dalam menentukan masa depan seorang pemain. Juventus kini menunggu hasil pertandingan sebagai indikator tambahan sebelum memutuskan langkah selanjutnya.