Garuda Calling: Tiga Bintang Persib Siap Berebut Tempat di Timnas Indonesia
Berita Pilihan 29 April 2026 – JAKARTA – Sorotan media sepak bola kembali berpusat pada tiga pemain andalan Persib Bandung yang baru saja menerima panggilan resmi dari Tim Nasional Indonesia. Kejutan ini diumumkan lewat istilah yang kini melekat kuat pada proses seleksi nasional, yakni Garuda Calling. Kedatangan panggilan tersebut menandai langkah penting bagi ketiga pemain tersebut dalam memperkuat skuad yang dipimpin pelatih asal Inggris, John Herdman, menjelang ajang Piala AFF 2026.
Para pemain yang dimaksud adalah penyerang muda berbakat, gelandang kreatif, dan bek tangguh yang selama ini menjadi tulang punggung Persib di BRI Super League 2025/2026. Masing‑masing menunjukkan performa konsisten: sang penyerang mencetak 12 gol dan dua assist dalam 22 penampilan, gelandang mencatat rata‑rata 1,8 tembakan tepat sasaran per laga, sementara bek berhasil menorehkan 15 intersepsi penting serta tiga kali mengamankan clean sheet. Statistik tersebut menjadi alasan kuat bagi pencalonan mereka dalam Garuda Calling kali ini.
Pelatih Persib, yang dikenal dengan gaya taktis fleksibel, menegaskan bahwa kehadiran tiga pemainnya dalam panggilan Timnas tidak hanya mencerminkan kualitas individu, tetapi juga menambah kedalaman taktik Garuda. “Kami bangga melihat pemain kami dipanggil, ini bukti kerja keras seluruh tim dan dukungan suporter yang luar biasa,” ujar kepala staf Persib dalam konferensi pers di Stadion Gelora Bandung Lautan Api.
Di sisi lain, pemanggilan ini menambah dinamika kompetisi internal Timnas Indonesia. John Herdman, yang baru menjabat sejak akhir 2025, menargetkan pembentukan skuad berusia 23‑30 tahun yang siap bersaing di ajang regional. Ia menegaskan bahwa Garuda Calling kali ini melibatkan total 23 pemain, termasuk empat pemain Persija Jakarta yang juga baru saja diumumkan masuk ke dalam pemusatan latihan (TC) yang dijadwalkan 26‑30 Mei 2026 di Jakarta. Empat pemain Persija tersebut adalah Shayne Pattynama, Witan Sulaeman, Fajar Fathurrahman, dan Eksel Runtukahu.
Penggabungan pemain dari dua klub terbesar Indonesia—Persib dan Persija—menunjukkan bahwa kompetisi tempat di tim utama tidak hanya bergantung pada nama besar, melainkan pada performa terkini di liga domestik. Persija sendiri melaporkan bahwa empat pemainnya akan mengikuti sesi latihan intensif bersama 19 pemain lainnya, dengan tujuan menilai kesiapan fisik dan taktik menjelang kompetisi AFF.
Berikut rangkuman statistik tiga bintang Persib yang mendapat Garuda Calling:
- Penyerang: 22 laga, 12 gol, 2 assist, 78% akurasi tembakan.
- Gelandang: 20 laga, 4 gol, 7 assist, 1,8 tembakan tepat sasaran per laga.
- Bek: 21 laga, 15 intersepsi, 3 clean sheet, 84% duel defensif berhasil.
Para pemain tersebut menyatakan antusiasme tinggi atas kesempatan ini. Salah satu dari mereka mengungkapkan, “Mendapat Garuda Calling adalah impian sejak kecil. Saya akan berikan yang terbaik untuk mengharumkan bendera Merah Putih.”
Persaingan di dalam Timnas diperkirakan akan semakin ketat. John Herdman menekankan bahwa pemusatan latihan akan menjadi arena penilaian utama, di mana setiap pemain harus menunjukkan konsistensi, kebugaran, serta kemampuan beradaptasi dengan sistem permainan yang mengutamakan pressing tinggi dan transisi cepat.
Selain tiga bintang Persib, nama-nama lain yang masuk dalam daftar panggilan meliputi pemain berbakat asal Sulawesi Selatan, serta beberapa pemain diaspora yang berkompetisi di liga Asia. Namun, fokus utama media tetap pada dinamika internal antara Persib dan Persija, mengingat kedua klub memiliki basis suporter terbesar di Indonesia.
Untuk menutup pembahasan, dapat dikatakan bahwa Garuda Calling kali ini bukan sekadar panggilan formal, melainkan sebuah tantangan besar bagi tiga pemain Persib untuk membuktikan diri di level internasional. Keberhasilan mereka tidak hanya akan meningkatkan reputasi pribadi, tetapi juga memberikan dorongan moral bagi Persib Bandung, yang tengah berjuang meraih gelar juara BRI Super League musim ini.
Jika ketiga bintang Persib berhasil mengamankan tempat di skuad utama Timnas, hal ini akan menambah kebanggaan bagi suporter Biru, sekaligus memperkuat harapan Indonesia untuk meraih prestasi gemilang di Piala AFF 2026.