Berita Pilihan

Veda Ega Pratama Tancapkan Posisi Keenam di Klasemen Moto3 2026, Siapa Saja di Atasnya?

admin ·
Veda Ega Pratama Tancapkan Posisi Keenam di Klasemen Moto3 2026, Siapa Saja di Atasnya?

Berita Pilihan 28 April 2026 – Veda Ega Pratama, pembalap muda asal Gunungkidul, Yogyakarta, mencatatkan penampilan impresif pada ajang Moto3 World Championship 2026. Setelah menutup seri di Sirkuit Jerez, Spanyol, sang rookie berhasil merampungkan balapan dari posisi start ke-17 menjadi finis keenam, menambah total poinnya menjadi 37 dan menancapkan namanya di posisi enam klasemen sementara.

Prestasi ini menjadikan Veda satu-satunya pembalap Honda yang masuk dalam sepuluh besar klasemen, sekaligus menegaskan potensinya dalam persaingan ketat antara pabrikan Honda dan KTM. Dari 28 pembalap yang bersaing, 18 mengendarai mesin KTM sementara 10 lainnya, termasuk Veda, membela Honda Team Asia.

Baca juga:

Berikut rangkuman posisi sepuluh teratas klasemen sementara Moto3 2026:

Peringkat Pembalap (Tim) Poin
1 Maximo Quiles (CFMOTO Aspar Team) 90
2 Alvaro Carpe (Red Bull KTM Ajo) 53
3 Adrian Fernandez (Leopard Racing) 49
4 Valentin Perrone (Red Bull KTM Tech3) 47
5 Marco Morelli (CFMOTO Aspar Team) 45
6 Veda Ega Pratama (Honda Team Asia) 37
7 Guido Pini (Leopard Racing) 36
8 David Almansa (Liqui Moly Dynavolt Intact GP) 33
9 Brian Uriarte (Red Bull KTM Ajo) 28
10 David Munoz (Liqui Moly Dynavolt Intact GP) 22

Maximo Quiles memimpin klasemen dengan selisih 37 poin dari pembalap terdekat, Alvaro Carpe. Kedudukan Quiles didukung dua kemenangan dan satu podium kedua dalam tiga balapan terakhir. Sementara itu, Veda Ega Pratama menempati posisi keenam sekaligus menjadi pembalap rookie teratas, mengungguli Brian Uriarte yang berada di posisi sembilan.

Dalam kategori Rookie of the Year, Veda juga memimpin dengan 37 poin, mengalahkan Brian Uriarte yang mengumpulkan 28 poin. Pencapaian tersebut menambah nilai plus bagi kariernya, mengingat ia belum pernah bergabung dengan tim kelas atas seperti KTM. Keberhasilan ini memicu spekulasi bahwa tim Aspar atau tim papan atas lainnya dapat menargetkan Veda untuk musim 2027.

Baca juga:

Berikut beberapa sorotan penting dari balapan Jerez yang memperkuat posisi Veda:

  • Start agresif: Veda melaju dari posisi ke-17 ke posisi 14 pada lap pertama.
  • Strategi overtaking: Memanfaatkan celah di antara pembalap KTM, ia terus menanjak hingga masuk lima besar pada lap ke-13.
  • Finis konsisten: Menutup balapan di posisi keenam dengan selisih waktu yang kompetitif.

Setelah Jerez, jadwal Moto3 2026 berlanjut ke seri kelima di Sirkuit Le Mans, Prancis, pada 10 Mei 2026. Veda menyatakan kesiapan mentalnya, meski mengakui masih ada aspek teknik yang perlu diperbaiki. “Masih ada hal-hal yang perlu ditingkatkan, namun saya mengambil semua pelajaran dari akhir pekan ini dan sudah menantikan balapan di Le Mans,” ujarnya dalam konferensi pers pasca balapan.

Selain poin dan posisi, Veda juga menjadi sorotan media olahraga Indonesia. Berbagai portal seperti Okezone, IDN Times, Republika, dan JawaPos menyoroti perjalanan kariernya yang masih singkat namun penuh potensi. Keberhasilan Veda tidak hanya meningkatkan popularitas Moto3 di tanah air, tetapi juga memberikan contoh inspiratif bagi generasi muda yang bermimpi menembus dunia balap internasional.

Baca juga:

Menatap ke depan, tantangan utama Veda akan meliputi konsistensi performa di sirkuit-sirkuit dengan karakteristik berbeda, serta persaingan dengan pembalap KTM yang mendominasi sebagian besar grid. Jika ia mampu mempertahankan atau bahkan meningkatkan poinnya, peluang untuk menjadi Rookie of the Year serta melaju ke kelas Moto2 atau MotoGP pada musim berikutnya akan semakin terbuka lebar.

Kesimpulannya, Veda Ega Pratama telah menorehkan sejarah sebagai satu-satunya pembalap Honda di antara sepuluh besar klasemen sementara Moto3 2026. Dengan 37 poin, posisi keenam, serta kepemimpinan di klasemen rookie, ia menjadi kandidat kuat untuk penghargaan Rookie of the Year dan potensi transfer ke tim papan atas. Perjalanan selanjutnya di Le Mans dan seri-seri berikutnya akan menjadi pengujian nyata atas kemampuan dan ambisinya.